Komunitas Agama Serukan Pemerintah Serius Tangani Krisis Iklim

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:13 WIB

 

Baca Juga: Menyatukan Spirit Artefak Nusantara di Batubelah Art Space Klungkung
Aksi ini diselenggarakan di seluruh dunia untuk menyuarakan tuntutan yang dibuat oleh ummat berbagai agama dari tingkat akar rumput, yang mencakup segera diakhirinya proyek bahan bakar fosil baru (minyak bumi, gas, batubara, dst), deforestasi hutan tropis, serta pembiayaan terkait; adanya akses universal terhadap energi bersih terbarukan untuk semua; perlunya kebijakan yang menciptakan lapangan kerja ramah lingkungan, meningkatnya pengembangan energi terbarukan, serta terbangunnya proses transisi yang adil bagi para pekerja dan masyarakat yang terkena dampak dari perubahan iklim;  perlunya dukungan untuk kaum migran korban dari krisis iklim; serta dibutuh mekanisme reparation (ganti-rugi) dari negara-negara bekas penjajah serta berbagai industri yang bertanggung jawab atas bagian terbesar dari emisi gas rumah kaca dalam sejarah dunia.

 

Baca Juga: Peparnas Papua Siap Digelar, Diikuti 3.301 Atlet Lebih dari 200 pemuka agama tingkat tinggi dan 50 kelompok/institusi keagamaan yang mewakili lebih dari 50 juta anggota telah menandatangani tuntutan ini. Sampai hari ini lebih dari 420 aksi yang telah terdaftar untuk dilaksanakan lebih dari 43 negara di dunia.***

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PKS Tolak Segala Bentuk Kejahatan Seksual

Rabu, 19 Januari 2022 | 06:02 WIB

RUU TPKS Sah Sebagai RUU Inisiatif

Rabu, 19 Januari 2022 | 05:54 WIB

Omicron Landai,Pasien Sembuh Bertambah

Rabu, 19 Januari 2022 | 05:50 WIB

IKAL Lemhannas sebagai Katalisator Keutuhan Bangsa

Selasa, 18 Januari 2022 | 17:46 WIB

DPR Kuorum Sahkan RUU IKN Menjadi UU Ibukota Negara

Selasa, 18 Januari 2022 | 13:29 WIB
X