Pembangunan IKN Sebaiknya Ditunda

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 23:21 WIB
Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier dalam diskusi virtual Gelora Talk bertema APBN diantara Himpitan Pajak dan Utang Negara, Rabu (20/10). (Saktia Andri Susilo)
Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier dalam diskusi virtual Gelora Talk bertema APBN diantara Himpitan Pajak dan Utang Negara, Rabu (20/10). (Saktia Andri Susilo)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier mengatakan, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Penajam Paser, Kalimantan Timur, sebaiknya ditunda. Karena belum tentu juga pemerintah berikutnya akan melanjutkannya.

 

“Karena, bisa jadi ganti pemerintahan, rencana pemindahan IKN juga selesai. Ini feeling saya. Mohon maaf kalau ada yang tidak setuju. Karena pemindahan IKN bisa memakan waktu hingga 20 tahun,” katanya dalam diskusi virtual Gelora Talk bertema APBN diantara Himpitan Pajak dan Utang Negara, Rabu (20/10).

 

Menurutnya, memindahkan jutaan orang beserta keluarga, sekolah anak-anaknya, rumah dan sebagainya, tidaklah semudah itu. Sehingga, akan lebih baik jika pemindahan itu ditunda dan dikaji terlebih dahulu.

 

“Apakah memang benar IKN perlu pindah? Sehingga, bisa refocusing anggaran dan jangan sampai terseret oleh Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung atau proyek pemindahan IKN. Proyek yang kira-kira tidak penting perlu dibenahi terlebih dahulu,” tegasnya.

 

Sebab, kata dia, menghemat APBN itu adalah hal penting. Apalagi dalam keadaan penerimaan yang sedang tertekan dibandingkan dengan kewajiban. Sebab bila tidak, lama-lama uang habis hanya untuk membayar bunga beserta pokok pinjaman hutang yang makin menggelembung.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPR Soroti Sinergi TNI terkait bentrok TNI Koppasus

Sabtu, 4 Desember 2021 | 11:46 WIB

Memanfaatkan Buah Kiwi Untuk Perawatan Kecantikan

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:11 WIB

Wajah dan Arah Bangsa Hanya Ditentukan oleh Parpol

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:09 WIB
X