Jangan Pertentangkan Relasi Antara Agama dengan Negara

- Senin, 25 Oktober 2021 | 17:50 WIB
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Ayumardi Azra (kanan) dalam bedah buku berjudul Catatan dari Senayan 2: Relasi Islam dan Negara, Perjalanan Indonesia karya Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani di Media Center MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (25/10). (Saktia Andri Susilo)
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Ayumardi Azra (kanan) dalam bedah buku berjudul Catatan dari Senayan 2: Relasi Islam dan Negara, Perjalanan Indonesia karya Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani di Media Center MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (25/10). (Saktia Andri Susilo)

 

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra menegaskan, upaya-upaya untuk membenturkan Islam dengan negara harus dicegah dan dihindari semaksimal mungkin. Sebab, hal itu tidak menguntungkan bagi siapapun.

 

“Meski tarik-menarik itu masih ada, namun tidak perlu dipertentangkan lagi. Sebab, relasi antara agama – khususnya Islam - dengan negara telah selesai dan tidak perlu dipertentangkan lagi," katanya dalam bedah buku berjudul Catatan dari Senayan 2: Relasi Islam dan Negara, Perjalanan Indonesia karya Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani di Media Center MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (25/10).

 

Namun dia menilai, alam bawah sadar sebagian pejabat negara di Indonesia masih meragukan kesetiaan umat Islam kepada Pancasila. Karena tersimpan di alam bawah sadar, maka sewaktu-waktu akan keluar.

 

“Contohnya adalah dengan mengadakan lomba penulisan bertema hukum menghormat bendera. Ini mengada-ada dan cara berpikirnya keliru karena menggeneralisir seolah-olah seluruh umat Islam tidak menghormati bendera Merah Putih,” ujarnya.

 

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Ajukan Kasasi Kasus KSP Indosurya

Minggu, 29 Januari 2023 | 18:28 WIB

Pos Indonesia Bantu Program ATM Beras

Sabtu, 28 Januari 2023 | 22:30 WIB
X