Ade Armando Mengaku Islam Tapi Tak Percaya Syariat, Begini Tanggapan Imam Shamsi Ali

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 11:18 WIB
Dosen Ilmu Komunikasi, Ade Armando (istimewa)
Dosen Ilmu Komunikasi, Ade Armando (istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.jakarta.com - Pegiat media sosial, Ade Armando, kembali membuat heboh dengan pernyataan kontroversial. Mantan anggota Komisi Penyiaran Indonesia ini mengaku beragama Islam, tapi tidak percaya dengan syariat Islam.


“Saya beragama Islam, tapi saya tidak percaya bahwa umat Islam harus menjalankan syariat Islam,” katanya dalam video berjudul “Mengapa Saya Tidak Percaya pada Syariah” yang tayang di Cokro TV Senin (25/10).


Ade mengaku percaya Allah menurunkan ayat-ayat-Nya melalui perantara malaikat kepada Nabi Muhammad.


“Namun saya tidak percaya bahwa di dalam Al-Qur'an termuat hukum Islam yang harus dijalankan dengan cara yang sama di seluruh dunia di sepanjang zaman,” sambungnya.

Baca Juga: Gara-Gara Pasang Banner Ini, Indomaret Dapat Dukungan Warganet


Ade yang terang-terangan mengaku sebagai buzzer pendukung Presiden Jokowi mempunyai pemahaman bahwa hukum dalam Al-Qur'an adalah hukum yang merefleksikan kondisi abad ke-tujuh di tanah Mekkah saat ayat itu diturunkan.


Pendapat nyeleneh Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia itu mengundang komentar pedas dari pada netizen. Termasuk salah satunya Imam Shamsi Ali, imam di Islamic Center of New York.


Mengunggah skrinsut cover bergambar wajah Ade dengan kutipan pernyatan kontroversialnya, Direktur Jamaica Muslim Center, sebuah yayasan dan masjid di kawasan timur New York yang dikelola komunitas muslim asal Asia Selatan ini menulis di akun twitternya bahwa berislam tanpa bersyariat tidak berislam.


"Ketika anda mengingkari syariat anda ingkari Islam. Anda Syahadat itu Syariah, anda sholat itu Syariah, anda Puasa, Haji, makan halal, tidsk makan haram itu Syariah, nikah itu Syariah, tdk zinah itu Syariah," jelas Shamsi seraya berpesan agar jika berbicara menggunakan otak.***

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Terkini

Tragedi Kanjuruhan Jangan Sampai Terulang

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:59 WIB
X