Syarat Ambang Batas Presiden Di Luar Nalar

- Senin, 1 November 2021 | 17:45 WIB
Wakil Ketua MPR RI Sjariefuddin Hasan dalam diskusi Empat Pilar MPR RI bertema Menanamkan Karakter Kepahlawanan pada Generasi Muda di Media Center MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (1/11). (Saktia Andri Susilo)
Wakil Ketua MPR RI Sjariefuddin Hasan dalam diskusi Empat Pilar MPR RI bertema Menanamkan Karakter Kepahlawanan pada Generasi Muda di Media Center MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (1/11). (Saktia Andri Susilo)

 

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Wakil Ketua MPR RI Sjariefuddin Hasan menegaskan, syarat ambang batas presiden atau presidential threshold (PT) di luar nalar dan akal sehat yang bisa diterima. Karena PT yang diberlakukan, sudah berulangkali dipakai.

 

“Soal pemilihan umum mendatang, kepastian kapan penyelenggaraan pemilu presiden dan pemilu legislatif belum diputuskan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Karenanya, lebih baik jika PT 0 persen saja,” katanya dalam diskusi Empat Pilar MPR RI bertema Menanamkan Karakter Kepahlawanan pada Generasi Muda di Media Center MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (1/11).

 

Menurutnya, hal itu akan membuka peluang bagi semua orang yang akan maju sebagai presiden. Sehingga, rakyat dapat diberikan banyak alternatif. Sebab, jangan sampai alternatif hanya dua pilihan.

 

“Kasih kesempatan pada rakyat untuk memilih pemimpin yang mereka harapkan. Bahwa kemudian menjadi dua putaran dengan biaya yang tinggi, hal itu menjadi konsekuensi demokrasi agar Indonesia mendapatkan pemimpin terbaik,” ujarnya.

 

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HT Pimpin Konsolidasi & Bimtek Partai Perindo

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:46 WIB

Pengesahan RKUHP Meresahkan Kalangan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:22 WIB

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 09:37 WIB
X