Indonesia akan menghentikan Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara secara bertahap

- Kamis, 4 November 2021 | 18:21 WIB

 

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa Indonesia dapat menghentikan pembangkit listrik tenaga batu bara secara bertahap hingga 2040.

Menurutnya, ini bisa terjadi jika Indonesia mendapat sokongan keuangan yang cukup dari masyarakat internasional saat Konferensi Perubahan Iklim PBB ke26 (COP26) di Glasgow, Skotlandia pada Rabu, 3 November 2021.

Sri Mulyani menuturkan bahwa rencana Indonesia untuk beralih ke energi yang lebih bersih, dengan penghapusan batu bara sebagai isu utama.

 

Baca Juga: Setiap Pembangunan Harus Perhatikan Faktor Lingkungan

"Kalau kami mau majukan sampai 2040, kami perlu dana untuk menghentikan penggunaan batu bara lebih awal dan untuk membangun kapasitas baru energi terbarukan," kata Sri Mulyani,  Reuters pada Kamis, 4 November 2021.

"Itulah yang saat ini menjadi isu utamanya dan saya sekarang sebagai menteri keuangan menghitung apa dampaknya bila menghentikan batu bara lebih awal. Berapa biayanya?" sambungnya.

Untuk memenuhi target tersebut, kata Sri Mulyani, tergantung pada bantuan keuangan yang didapatkan Indonesia dari lembaga multilateral, sektor swasta, dan negara-negara maju.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ASDP Dukung Perhelatan Sail Tidore 2022

Minggu, 27 November 2022 | 19:03 WIB

Rambut Halim HaDe

Minggu, 27 November 2022 | 12:41 WIB

Mbah Mijan Foto Selfi dengan PM Malaysia Terpilih

Minggu, 27 November 2022 | 11:45 WIB

Mensos Risma Terima Nawacita Awards 2022

Minggu, 27 November 2022 | 07:43 WIB
X