Logistik AirAsia, Perkuat Bisnis Penerbangan Perdana Khusus Kargo Pesawat 737-800 Freighter

- Jumat, 5 November 2021 | 02:08 WIB

 

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Teleport, perusahaan logistik AirAsia Digital, semakin memperkuat posisinya sebagai pemain yang tangguh dalam bisnis kargo dan logistik di Asia melalui peluncuran armada 737-800 Freighter hari ini sekaligus memperkenalkan desain livery pesawatnya.

Desain livery pesawat ini menampilkan warna brand Teleport seiring dengan persiapan pesawat kargo pertamanya untuk terbang perdana ke rute-rute utama di Asia. Desain baru tersebut mewakili filosofi layanan Teleport, menandakan komitmennya untuk terus mengembangkan Teleport dan Grup AirAsia sebagai salah satu dari 3 operator kargo terdepan berdasarkan kapasitas di Asean. Penambahan armada khusus kargo tersebut, total armada aktif Teleport saat ini sebanyak 252 pesawat (termasuk pesawat penumpang Grup AirAsia), dan akan memungkinkannya untuk mengangkut kapasitas yang lebih besar secara konsisten pada rute kargo udara utama di Asia Tenggara.

“Fokus bisnis kami didorong oleh tumbuhnya layanan kargo di beberapa negara yang dibarengi meningkatnya bisnis kargo udara dari e-commerce, serta perkembangan teknologi baik di aviasi maupun digitalisasi industri. Kami percaya dengan penambahan pesawat kargo akan memperkuat posisi kami di industri, yang rencananya akan kami tambah lagi ke depannya. Hal ini tidak hanya menunjukkan keyakinan kami terhadap potensi pertumbuhan, tetapi juga membantu dalam meningkatkan operasi kami untuk memenuhi kebutuhan pasar kargo udara yang mencakup layanan muatan yang berpalet, frekuensi yang tetap, jadwal yang pasti, dan waktu keberangkatan/kedatangan yang spesifik”, ujar Adrian Loretz Chief Operating Officer Teleport.

 

Baca Juga: Harapkan Science and Techno Park ITB tempat Riset yang Menyejahterakan Masyarakat

Pesawat khusus kargo ini memiliki ruang kargo utama yang dikonfigurasi untuk kontainer dan mampu mengangkut barang bervolume besar dengan total muatan hingga 21 ton. Selain itu pesawat ini juga mampu membawa muatan khusus dengan kategori Dangerous Goods sesuai ketentuan IATA, termasuk baterai Lithium.

“Penambahan pesawat kargo ke dalam armada akan mempercepat peralihan perusahaan dari sekedar penyedia jasa layanan logistik kargo menjadi sekaligus operator multimoda yang lengkap,*katanya.

 

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Artikel Terkait

Terkini

Perlindungan Data Pribadi Sangat Penting

Selasa, 7 Februari 2023 | 19:25 WIB
X