Presidential Treshold Buka Peluang Capres Boneka

- Selasa, 16 November 2021 | 15:40 WIB
Anggota DPD RI Tamsil Linrung saat menjadi narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Presidential Treshold dan Ancaman Oligarki Pemecah Bangsa di Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/11).
Anggota DPD RI Tamsil Linrung saat menjadi narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Presidential Treshold dan Ancaman Oligarki Pemecah Bangsa di Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/11).

 

Tamsil melanjutkan, dalam konteks memperbaiki arah perjalanan bangsa, maka amandemen konstitusi ke-5 merupakan solusi komprehensif. Hal ini biasa terjadi di banyak negara di dunia. “Konstitusi ini, UUD 1945 bukan kitab suci. Kenapa kita takut mengamandemen kalau ada kelemahan di dalamnya? Tak ada alasan untuk tidak mengamandemen, karena di banyak negara pun hal itu terjadi,” tandasnya.

 

Dia menjelaskan, DPD sudah menyiapkan langkah strategis dan taktis menyikapi PT yang menjadi sumber penghambat anak bangsa potensial bisa diajukan sebagai calon presiden. “Kami mempertimbangkan untuk menempuh judicial review terhadap aturan PT ini. Jangan sampai PT membuat partai politik ini teramat berkuasa dan yang lain warga kelas dua,” tegasnya.

 

Dikatakan, dibutuhkan calon independen. Bila presiden diajukan oleh partai peserta pemilu, maka DPD juga ingin peserta pemilu non-parpol bisa memiliki hak mengajukan presiden. Menurut Tamsil, momentum amandemen konstitusi ke-5 harus dimaknai sebagai upaya untuk memperbaiki dan mengoreksi arah perjalanan bangsa.

 

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ASDP Dukung Perhelatan Sail Tidore 2022

Minggu, 27 November 2022 | 19:03 WIB

Rambut Halim HaDe

Minggu, 27 November 2022 | 12:41 WIB

Mbah Mijan Foto Selfi dengan PM Malaysia Terpilih

Minggu, 27 November 2022 | 11:45 WIB

Mensos Risma Terima Nawacita Awards 2022

Minggu, 27 November 2022 | 07:43 WIB
X