Kolaborasi, Kerja Sama dan Komunikasi Semua Pihak Jadi Kunci Hadirnya WSBK di NTB

- Rabu, 17 November 2021 | 12:22 WIB
diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertajuk "Superbike 2021: Dari Mandalika untuk Dunia" pada Selasa 16 November 2021. (Foto: FMB9)
diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertajuk "Superbike 2021: Dari Mandalika untuk Dunia" pada Selasa 16 November 2021. (Foto: FMB9)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com– Keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan ajang Superbike 2021 atau World Superbike (WSBK) yang digelar pada Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), adalah kolaborasi, kerja sama dan komunikasi semua pihak.

Di antaranya Kementerian dan Lembaga, pemerintah pusat dan daerah dan tentu pihak swasta.

Hal ini ditegaskan Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Maritim dan Marves Odo R.M. Manuhutu dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertajuk "Superbike 2021: Dari Mandalika untuk Dunia" pada Selasa 16 November 2021.

”Kuncinya kolaborasi, kerja sama dan komunikasi semua pihak. Maka itu masyarakat harus menikmati dan memperoleh manfaat,” katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah memastikan bahwa pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa turut memperoleh manfaat besar. Ada sekitar 200 lebih UMKM dikatakan Odo akan berpartisipasi mendirikan stand selama gelaran berlangsung.

UMKM ini dikatakannya akan menerima manfaat besar karena diprediksi WSBK akan dihadiri sebanyak 25 ribu orang dari berbagai pelosok dunia. Maka itu, ajang ini harus dimanfaatkan dengan optimal.

Pemerintah daerah dikatakannya harus mampu memanfaatkan momentum ini untuk berbagai hal terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pertama, pemerintah daerah terkait harus mampu memfasilitasi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menjajakan produk barang yang dimilikinya.

Sebab, lanjutnya, puluhan ribu pengunjung yang akan hadir akan mengisi luang waktu mereka untuk berbelanja berbagai produk khas yang dimiliki oleh daerah NTB.

Sehingga, pelaku UMKM sekitar bisa mendapatkan nilai ekonomi disamping tentu promosi produk.

”Selain menikmati kegiatan motor kita, para pengunjung ini juga akan berbelanja," katanya.

Ajang ini, lanjut Odo, juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat yang berada di wilayah sekitar sirkuit.

Kegiatan internasional ini tentu akan membutuhkan banyak tenaga kerja untuk mendukung terselenggaranya balapan. Dengan begitu pelayanan yang diberikan dapat dilakukan secara optimal.

Ditambah lagi, katanya, rencanaya ajang balapan internasional serupa dapat diselenggarakan secara rutin oleh pemerintah di masa-masa mendatang. "Superbike ini rencananya akan di gelar rutin di Indonesia di masa depan," katanya.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jumat Lusa Satu lagi Parpol Dukung Ganjar

Rabu, 7 Juni 2023 | 19:35 WIB
X