Judul film "Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas", memberikan simbol kembali bangkitnya sektor ekonomi

- Jumat, 19 November 2021 | 18:13 WIB

 

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengatakan kehadiran film produksi Palari Films "Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas"

"Kehadiran film ini menjadi simbol kebangkitan industri perfilman tanah air. Diharapkan lebih banyak lagi film-film produksi tanah air yang muncul sehingga dapat menunjang pertumbuhan ekonomi dengan terbukanya lapangan kerja," kata Angela dalam keterangan resmi, Jumat.

Angela menuturkan, Kemenparekraf punya program khusus dalam mendorong bangkitnya sektor perfilman tanah air. Yakni program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) film berupa bantuan pemerintah untuk promosi film, lisensi film, juga produksi film.

 

Baca Juga: PT Trakindo Utama (Trakindo) Produk Inovatif,Kunci Mengembalikan Investasi dengan Efektif

"Selain menumbuhkan kembali geliat produksi film, skema ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menonton film Indonesia yang siap tayang dan mendukung kemajuan perekonomian Indonesia melalui film," ujar

 Edwin  yang selaku sutradara dari film ini juga mengungkapkan terima kasihnya bagi berbagai pihak yang telah membantu penggarapan karyanya.

Edwin mengatakan film ini digarap dengan kolaborasi bersama sejumlah sineas internasional seperti sinematografer Akiko Ashizawa dari Jepang, editor Lee Chatametikool dan penata suara Akritchalerm Kalayanamitr dari Thailand.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perlindungan Data Pribadi Sangat Penting

Selasa, 7 Februari 2023 | 19:25 WIB
X