Wamenag Zainut Tauhud Saa'di,:Menuntut Kewaspadaan

- Jumat, 19 November 2021 | 19:05 WIB

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-

Sehubungan dengan ditangkapnya Saudara Ahmad Zain an-Najah anggota pengurus Komisi Fatwa MUI oleh Densus 88, Wamenag Zainut Tauhid Saadi mengatakan menyusulitangkapnya salah seorang pengurus Komisi Fatwa MUI Ahmad Zain an-Najah (AZA) oleh Densus 88 dalam kasus dugaan terlibat jaringan terorisme, menyadarkan kita bahwa jaringan terorisme sudah menyusup ke berbagai kalangan dan kelompok.

" Untuk hal tersebut menuntut kewaspadaan kita semua agar tidak lengah terhadap gerakan terorisme, karena terorisme bisa menyusup kemana saja, tidak terbatas hanya di MUI," kata Wamenag 

Baca Juga: WR 155 Spesial Edisi Monster Energy, Makin Sporty dan Agresif

Wamenag juga menegaskan , adanya tuntutan sekelompok orang yang ingin membubarkan MUI, saya kira hal itu terlalu berlebihan. Ibarat rumah ada tikusnya, masak rumahnya mau dibakar.

Tuduhan MUI terpapar terorisme sangat tidak berdasar karena MUI telah menetapkan fatwa Nomor 3 Tahun 2004 tentang terorisme, bahwa terorisme adalah tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan peradaban yang menimbulkan ancaman serius terhadap kedaulatan negara dan hukumnya adalah haram.

" Saya yakin apa yang dilakukan oleh saudara Ahmad Zain an-Najah (AZA) tidak ada kaitannya dengan MUI, dan itu menjadi tanggung jawab pribadi. Untuk hal tersebut saya mendukung pihak yang berwenang untuk memproses kasusnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah,"kata dia.

Baca Juga: Judul film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, memberikan simbol kembali bangkitnya sektor ekonomi

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagi, Sido Muncul Bantu Cianjur

Selasa, 6 Desember 2022 | 06:33 WIB

Perpusnas Sejahterakan Masyarakat

Senin, 5 Desember 2022 | 15:46 WIB
X