Penyidikan Kasus Gratifikasi di Pemerintah Kabupaten Lampung Utara

- Sabtu, 20 November 2021 | 00:22 WIB

 

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com- Komisi PemberantasanKorupsi (KPK), Jumat memanggil empat saksi, yaitu Yunizar Amri dari pihak swasta atau pedagang, Budi Siswanto dari pihak swasta, Reflan Rasyid selaku notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), dan Christ Harjanto dari pihak swasta dalam penyidikan kasus dugaan gratifikasi di Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tahun 2015-2019.

Empat saksi dipanggil untuk tersangka Akbar Tandaniria Mangkunegara (ATMN) selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga adik mantan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara.

Dalam konstruksi perkara, KPK menyebut tersangka Agung diketahui telah ditetapkan tersangka oleh KPK dalam perkara suap terkait proyek di Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara dan saat ini perkaranya telah berkekuatan hukum tetap.

 

Baca Juga: DPR Diminta Ikut Memperjuangkan Royalti, Nasib Pencipta Lagu Tak Seindah Gubahannya

Sedangkan Akbar dengan dibantu oleh Syahbudin, Taufik Hidayat, Desyadi, dan Gunaidho Utama sebagaimana perintah dari Agung dilakukan pemungutan sejumlah uang (fee) atas proyek-proyek di Lampung Utara.

Selama kurun waktu 2015-2019, tersangka Akbar bersama-sama dengan Agung, Raden Syahril, Syahbudin, dan Taufik Hidayat diduga menerima uang seluruhnya berjumlah Rp100,2 miliar dari beberapa rekanan di Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara.***

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Seeking Apha – Januari 2022 :Syuhada Arief

Rabu, 26 Januari 2022 | 17:05 WIB

PT Food Station Tjipinang Jaya Raih Sertifikat SMAP

Rabu, 26 Januari 2022 | 16:21 WIB

Edun, NETV Syah Melantai di BEI

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:57 WIB

Ahmad Mahendra; Terus Menonton Film Nasional

Rabu, 26 Januari 2022 | 07:39 WIB

Hari Ini, Lebih Dari 150 Ribu Orang Gunakan KRL

Rabu, 26 Januari 2022 | 05:29 WIB
X