Sukseskan Presidensi G20, Pemerintah Siapkan Infrastruktur TIK

- Jumat, 26 November 2021 | 19:55 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Pinjam Pakai Lahan Program BTS Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Kominfo di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat 26 November 2021 (Foto: Humas Kominfo)
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Pinjam Pakai Lahan Program BTS Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Kominfo di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat 26 November 2021 (Foto: Humas Kominfo)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com- Indonesia akan menjadi Presidensi G20 tahun 2022, Pemerintah menargetkan dua sukses dalam keketuaan G20 Indonesia, yaitu substansi dan penyelenggaraan.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyatakan telah menyiapkan dukungan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi berupa konektivitas 5G, perangkat pendukung pertemuan virtual.

“Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, sudah jelas bahwa Keketuaan Indonesia dalam Presidensi G20 tahun 2022 ada dua target yang harus sukses. Sukses dari sisi substansi dan sukses terhadap penyelenggaraannya. Dua hal ini yang sedang dilakukan,” ujar Johnny G Plate usai acara Penandatanganan Pinjam Pakai Lahan Program BTS Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Kominfo di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat 26 November 2021.

Baca Juga: Kemenhub Kolaborasi Dengan Kominfo Perketat Pengawasan Pengiriman Paket Pos Melalui Pesawat Udara

Guna menjalankan dua arahan Presiden Joko Widodo itu, Menteri Johnny menyatakan panitia penyelenggara dari kementerian dan lembaga telah merancang sebanyak 118 rapat.

Menurut Menkominfo, aspek substansi Presidensi G20 berkaitan dengan Sherpa Track, Finance Track, Working Group maupun Engagement Group.

Kementerian Kominfo secara berkala akan memberikan update kepada pemangku kepentingan dan ekosistem industri dan publik, mengenai perkembangan pembahasan Pokja Ekonomi Digital pada pertemuan G20,” jelasnya.

Baca Juga: Kembangkan Startup Digital, Kominfo Fasilitasi Sinergitas Ekosistem

Menteri Johnny menyatakan keseluruhan rangkaian rapat itu akan berlangsung di 16 atau 17 kota Indonesia.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Proses Legislasi Ugal-ugalan Buat Demokrasi Cacat

Kamis, 27 Januari 2022 | 02:40 WIB

Seeking Apha – Januari 2022 :Syuhada Arief

Rabu, 26 Januari 2022 | 17:05 WIB

PT Food Station Tjipinang Jaya Raih Sertifikat SMAP

Rabu, 26 Januari 2022 | 16:21 WIB

Edun, NETV Syah Melantai di BEI

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:57 WIB

Ahmad Mahendra; Terus Menonton Film Nasional

Rabu, 26 Januari 2022 | 07:39 WIB

Hari Ini, Lebih Dari 150 Ribu Orang Gunakan KRL

Rabu, 26 Januari 2022 | 05:29 WIB
X