Kabar Mutasi Tak Wajar di Ditjen Perhubungan Darat, Anggota DPR Dorong Pejabat Beri Penjelasan

- Kamis, 2 Desember 2021 | 10:36 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Novita Wijayanti saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (1/12/2021) menyatakan, perlu ada penjelasan dari pejabat berwenang soal kabar beredarnya daftar nama yang diusulkan dalam mutasi pejabat di Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat Kemenhub RI. Pernyataan Wakil Rakyat dari Fraksi Partai Gerindra itu merespons kabar dugaan jual beli jabatan yang bocor dan meresahkan para pegawai Ditjen Perhubungan Darat.

"Perlu dilakukan rapat internal di Ditjen Perhubungan Daratnya. Pak Budi (Menteri Perhubungan) dan jajarannya harus meredam, daftar nama yang beredar itu benar atau tidak. Kalau tidak benar ya tinggal disampaikan bahwa itu hoax," kata Novita.

Novita menjelaskan, jika pun daftar nama yang beredar itu benar maka perlu disampaikan alasan-alasan rasionalnya. "Walaupun mungkin itu kewenangan, tapi orang bisa melihat reasonable-nya gimana," ujar Novita. "

Apakah orang itu memang kompeten, apakah sesuai dengan kinerja dan posisi yang ditempati itu pantas," ujarnya. Novita melanjutkan, perlu dilakukan koordinasi yang kuat di internal Ditjen Perhubungan Darat agar situasi kerja para pegawai tetap stabil dan kondusif. "Kalau suatu lembaga kondisinya tidak stabil juga kan nanti akan mempengaruhi kinerja," pungkas Novita.

Terkait hal ini, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Baladhika Adhyaksa Nusantara Yunan Buwana meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut peristiwa yang mereka sebut dengan 'dugaan jual beli jabatan' di Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub RI itu.

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Bandara Halim Ditutup Sementara Untuk Renovasi

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:31 WIB

Pemerintah Akan Bentuk Tim Juru Bicara

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:08 WIB

TheFoodHall Terus Berbagi Kepada Anak Panti

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:26 WIB
X