Booster Sebaiknya Digratiskan

- Kamis, 2 Desember 2021 | 17:08 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen disampaikannya dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema Antisipasi Varian Omicron Jelang Nataru 2021 di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/12). (Saktia Andri Susilo)
Anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen disampaikannya dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema Antisipasi Varian Omicron Jelang Nataru 2021 di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/12). (Saktia Andri Susilo)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com – Anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen menegaskan agar booster diberikan kepada masyarakat secara gratis. Sebab, akan sulit dalam pelaksanaannya bila booster dibedakan antara yang gratis dengan berbayar

 

“Sudahlah, booster untuk masyarakat gratiskan saja. Awalnya dulu vaksin akan dibagi dua, antara yang gratis dan mandiri. Apalagi, vaksin Gotong Royong juga tidak jalan,” katanya di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/12).

 

Hal itu disampaikannya dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema Antisipasi Varian Omicron Jelang Nataru 2021. Menurutnya, mengajak orang vaksin atau booster juga tidak mudah.

 

Sehingga, booster yang tersedia bisa langsung diberikan kepada mereka yang sudah mendapatkan vaksin dosis 2 dan digratiskan tanpa pandang bulu. Kalau pemerintah menggratiskan, lanjutnya, maka siapa cepat dia dapat

 

“Angka peserta vaksin Gotong Royong sangat kecil. Sehingga sebaiknya pemberian booster ditanggung oleh pemerintah seluruhnya. Bila digratiskan, maka penyalurannya akan lebih cepat,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bandara Halim Ditutup Sementara Untuk Renovasi

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:31 WIB

Pemerintah Akan Bentuk Tim Juru Bicara

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:08 WIB

TheFoodHall Terus Berbagi Kepada Anak Panti

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:26 WIB
X