KPK :KPK : Telusuri Aset PLS Kasus Proyek Pengadaan KTP-el Telusuri Aset PLS Kasus Proyek Pengadaan KTP-el

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:03 WIB

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Rini Winarta dari PT Cahaya Mulia Energi Konstruksi di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (1/12) sebagai saksi untuk tersangka Paulus Tannos dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional (KTP-el).

Selain itu, KPK juga memeriksa Direktur Teknologi dan Informasi BPJS Kesehatan/ mantan Direktur Utama PT LEN Industri Wahyudin Bagenda untuk tersangka Paulus Tannos dalam penyidikan kasus tersebut.

"Dikonfirmasi antara lain terkait dengan proses pembayaran dari proyek KTP-elektronik ke beberapa konsorsium pelaksana," ujar Ali.

Baca Juga: LINE TODAY Indonesia menyelenggarakan gelaran LINE TODAY CHOICE 2021

Paulus Tannos bersama tiga orang lainnya pada 13 Agustus 2019 telah diumumkan sebagai tersangka baru dalam pengembangan kasus korupsi KTP-el.

Tiga tersangka lainnya, yakni mantan Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI) Isnu Edhi Wijaya (ISE), Anggota DPR RI 2014-2019 Miriam S Hariyani (MSH), dan mantan Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan KTP-el Husni Fahmi (HF).

Empat orang itu disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

 

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bandara Halim Ditutup Sementara Untuk Renovasi

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:31 WIB

Pemerintah Akan Bentuk Tim Juru Bicara

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:08 WIB

TheFoodHall Terus Berbagi Kepada Anak Panti

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:26 WIB
X