57 Anggota SPORC Dilantik, KLHK Ingin Penguatan Penegakan Hukum Sektor Kehutanan

- Minggu, 12 Desember 2021 | 00:06 WIB
SM/Satrio Wicaksono
SM/Satrio Wicaksono

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com- Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya menegaskan, penguatan Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) menjadi sebuah keharusan sejalan dengan semakin mantapnya kebijakan di sektor kehutanan, yang memerlukan pengawasan dalam implementasinya.

Hal itu ditegaskan Menteri Siti pada acara Penutupan Pelatihan SPORC Angkatan Ke-IV Tahun 2021, di Sukabumi, Sabtu 11 Desember 2021.

Dikatakan, keberadaan SPORC penting dalam penindakan terhadap pelaku kejahatan di sektor kehutanan.

Baca Juga: Sabet 10 Medali Emas, Tim Wushu Jateng Juara Umum Kejurnas Sanda Pra Junior dan Junior

Mereka berupaya mencegah tindakan yang merusak dan mengancam kehidupan masyarakat, ekosistem dan keanekaragaman hayati serta berpotensi melemahkan negara.

Seiring waktu, kejahatan lingkungan hidup dan kehutanan sangat dinamis, dan akan terus mencari pola dan bentuk baru.

Dalam rangka menghadapi hal tersebut, SPORC harus terus menempa diri dan berinovasi, agar tetap mampu mencegah dan menanggulangi berbagai gangguan dan ancaman kejahatan kehutanan yang juga akan meningkat kualitasnya.

Baca Juga: Hadiri Kongres Ekonomi Umat II MUI, Jokowi Targetkan Tahun 2024 Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Menteri LHK menyampaikan, tugas dimaksud tidak akan mudah. Namun dengan sinergitas bersama segenap elemen masyarakat, semua akan bisa diselesaikan, demi hutan lestari dan masyarakat sejahtera.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Semeru Awas! Hampir 2 Ribu Jiwa Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:18 WIB

Prita Kemal Gani Terus Menginspirasi.

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:46 WIB

Peneliti Asing Erik Meijaard Dilaporkan Melanggar UU

Sabtu, 3 Desember 2022 | 23:57 WIB

Gempa 6,4 Garut, BNPB Sebut Ada Warga yang Terluka

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:59 WIB
X