Muktamar NU Fokus Bahas Kemandirian Organisasi dan Optimalisasi Pelayanan Umat

- Minggu, 12 Desember 2021 | 00:15 WIB
Sekretaris Panitia Pengarah Muktamar Ke-34 KH Asrorun Niam Sholeh. (Suaramerdeka/Panitia Muktamar)
Sekretaris Panitia Pengarah Muktamar Ke-34 KH Asrorun Niam Sholeh. (Suaramerdeka/Panitia Muktamar)

JAKARTA- Komisi-komisi Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 bakal membahas berbagai persoalan mengenai kemandirian ekonomi dan optimalisasi khidmah (pelayanan) untuk kemaslahatan umat. Hal ini dijiwai dari tema besar Muktamar NU ke-34.

"Kemandirian ekonomi menjadi isu utama dalam optimalisasi perkhidmatan untuk kemaslahatan menjiwai pembahasan seluruh komisi," kata Sekretaris Panitia Pengarah Muktamar Ke-34 KH Asrorun Niam Sholeh saat Rapat Konsinyasi Komisi Muktamar NU ke-34 di Hotel Hariston, Penjaringan, Jakarta, Sabtu, 11 Desember 2021.

Ia menjelaskan bahwa rapat tersebut mengalirkan tema besar muktamar ke seluruh komisi serta menuntaskan kerja-kerja komisi dengan penambahan masukan dan penyelarasan antarkomisi agar saling berkaitan satu sama lain.

Baca Juga: 57 Anggota SPORC Dilantik, KLHK Ingin Penguatan Penegakan Hukum Sektor Kehutanan

Niam mengambil contoh satu persoalan yang dibahas oleh komisi-komisi, yakni pertanahan untuk kemaslahatan. Dalam Komisi Bahtsul Masail Waqiiyah, persoalan itu dibahas dari aspek keagamaannya.

Sementara Komisi Bahtsul Masail Maudhuiyah melihatnya dari pandangan Islam atas penguasaan aset untuk kemaslahatan.

Berbeda dengan keduanya, Komisi Bahtsul Masail Qanuniyah membahasnya dengan pendekatan legislasi dan peraturan perundang-undangan.

Pembahasan mengenai pertanahan bermuara pada Komisi Rekomendasi. Di komisi tersebut, peserta akan mengelaborasi pada poin optimalisasi pemanfaatan lahan dan distribusi lahan untuk kemaslahatan umat.

Baca Juga: Ketua ISORI Syahrial Bakhtiar: Orang yang Komentari Bonus Piala Thomas Harus Paham Aturan

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kebijakan Satu Peta Percepat Pemulihan Ekonomi

Rabu, 5 Oktober 2022 | 21:36 WIB

KIB Bisa Majukan Capres dari Hasil Konvensi

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:53 WIB

SSI: Prabowo Tinggal Tunggu Lawan di Pilpres 2024

Rabu, 5 Oktober 2022 | 14:08 WIB
X