TPF PEN Film: Sejumlah Kurator Kerja Fiktif

- Sabtu, 18 Desember 2021 | 16:56 WIB
Gusti Randa Malik SH Ketua TPF Program PEN Subsektor Film (Bb)
Gusti Randa Malik SH Ketua TPF Program PEN Subsektor Film (Bb)

 

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,-
Sejumlah kurator melakukan kerja secara fiktif, tidak benar-benar melakukan pekerjaan kurasi untuk menyeleksi proposal dan dokumen dari perusahaan atau komunitas yang mengajukan bantuan PEN Subsektor Film.

Tim Pencari Fakta PEN Subsektor Film Kongres Peranserta Masyarakat Perfilman (TPF) mendapatkan fakta bahwa sebagian para Kurator menyatakan tidak tahu apa-apa, hanya ikut-ikutan, ada yang sama sekali tidak bekerja sepanjang kegiatan kuratorial dalam menentukan daftar film dan perusahaan yang diputuskan untuk mendapatkan bantuan serta keputusan mengenai adanya sejumlah pengaju bantuan yang ditolak.

“Dari sini dengan sangat mudah dilacak mengenai adanya ketidakadilan, sebagaimana yang disuarakan KPMP,” kata Ketua TPF PEN Film Gusti Randa dalam siaran pers resminya, Sabtu (18/12/2021).

Baca Juga: Kelompok Sakit Hati PENFilm

KPMP meminta agar pelaksanaan PEN Subsektor Film dibatalkan karena adanya ketidakadilan disertai dengan sejumlah indikasi penyelewengan dan pemufatakan jahat. KPMP telah pula menunjukkan fakta-fakta untuk pembuktian kepada Tim Audit Inspektorat Kemenparekraf atas apa-apa yang dituangkan di dalam surat kepada Kemenparekraf,” imbuh Gusti Randa.

Dalam kasus skandal PEN Subsektor Film, KPMP juga telah menghadap Komisi III DPR RI untuk minta saran dan dukungan terhadap aspirasi dibatalkannya pelaksanaan PEN Subsektor Film.

Hal itu dilakukan, setelah dalam pertemuan dengan Inspektorat Utama Kemenparekraf di Balairung Soesilo Sudarman Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf, pihak Inspektorat Utama dan pihak perwakilan Kurator serta perwakilan Pelaksana PEN Film, termasuk perwakilan dari Kemendikbud dan perwakilan dari Badan Ekonomi Kreatif, menyatakan bahwa yang dilakukan sudah benar.

Baca Juga: Catatan Atas Catatan

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemilu 2024 Harus Sesuai Harapan Publik

Jumat, 2 Desember 2022 | 18:11 WIB

Mahasiswa Apoteker dan UTA '45 Serukan Boikot PN UKAI

Kamis, 1 Desember 2022 | 22:05 WIB
X