TPF PEN Film: Sejumlah Kurator Kerja Fiktif

- Sabtu, 18 Desember 2021 | 16:56 WIB
Gusti Randa Malik SH Ketua TPF Program PEN Subsektor Film (Bb)
Gusti Randa Malik SH Ketua TPF Program PEN Subsektor Film (Bb)

Adanya desakan dari berbagai pihak agar KPMP membeberkan bukti-bukti yang dimiliki kepada publik, Gusti Randa menyampaikan bahwa pihaknya berpegang pada asas kehati-hatian karena hal ini berkaitan dengan masalah hukum.

“Kami membeberkan fakta untuk pembuktian kepada Tim Audit Inspektorat Kemenparekraf, karena memang sesuai tugas mereka dan mempunyai wewenang untuk melakukan pemeriksaan,” kata Gusti Randa.

Mengenai desakan agar kasus ini dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Kepolisian, atau Kejaksanaan, pihak KPMP telah mengirim surat untuk melakukan audensi kepada KPK, Bareskrim Polri, dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca Juga: Inspektorat Utama Kemenparekraf RI Apresiasi Masukan Informasi dan Data dari KPMP

“Kasus korupsi bukanlah delik aduan. Masyarakat memberikan informasi, pihak penegak umum melakukan penyelidikan, penyidikan, dan seterusnya,” kata Gusti Randa.

“Toh begitu, TPF tetap mengumpulkan fakta-fakta dan bukti-bukti, agar yang disuarakan KPMP tidak menjadi fitnah.”

Mengenai adanya fakta bahwa sejumlah Kurator tidak bekerja sebagaimana mestinya, juga sangat mudah ditelusuri. Siapa-siapa mereka.

Lalu dalam kuratorial itu, siapa-siapa yang kemudian memutuskan hasil final kurasi. Bagaimana nama-nama Kurator itu tercantum dalam tiga Skema PEN Subsektor Film, masing-masing atas nama lembaga, instansi, atau komunitas apa.

Ada hubungan apa satu sama lainnya. Ada pertemuan-pertemuan dan komunikasi di antara mereka dengan sejumlah nama yang akhirnya muncul sebagai penerima bantuan. Dan Seterus, dan seteruisnya.

Semua fakta dan data peristiwanya bisa mudah ditelusuri oleh Tim Audit Inspektorat Kemenparekraf. Demikian dari KPMP.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nikmati Keindahan Pacitan Bersama DAMRI

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:50 WIB

Ikrar Petani MSP Tolak Impor Beras oleh Pemerintah

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:17 WIB
X