Sayang JR Talkshow Nataru 2021: Antisipasi Tekan Angka Laka Lantas, Masyarakat wajib pasang Aplikasi JRku

- Jumat, 24 Desember 2021 | 18:05 WIB
Acara berbentuk Talkshow ini dipandu Surya Insomnia dan Nabilla Putri serta dihadiri langsung Direktur Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, Direktur Utama PT Jasa Raharja , Rivan Achmad Purwantono serta Raya Kitty , seorang Artis Sinetron /Selebgram (Dok jasa raharja)
Acara berbentuk Talkshow ini dipandu Surya Insomnia dan Nabilla Putri serta dihadiri langsung Direktur Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, Direktur Utama PT Jasa Raharja , Rivan Achmad Purwantono serta Raya Kitty , seorang Artis Sinetron /Selebgram (Dok jasa raharja)

 

Jakarta,suaramerdeka-jakarta.com-PT Jasa Raharja meluncurkan program silaturahmi online bertajuk Sayang JR - Silaturahmi Online bersama yang Tersayang Bareng Jasa Raharja, untuk liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Tahun 2021.

Acara berbentuk Talkshow ini dipandu Surya Insomnia dan Nabilla Putri serta dihadiri langsung Direktur Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, Direktur Utama PT Jasa Raharja , Rivan Achmad Purwantono serta Raya Kitty , seorang Artis Sinetron /Selebgram  yang pernah menjadi Pembalap motor  Wanita di Road Race IMI Serie 1 pada tahun 2015.

Direktur Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana mengatakan, program tidak mudik pada libur Nataru dibuat sebagai bentuk dukungan Jasa Raharja terhadap kebijakan pemerintah membatasi mobilitas orang di masa pandemi ditengah adanya Virus Covid-19 Varian Omicron, Sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan memfasilitasi masyarakat untuk bersilaturahmi secara online dengan keluarga di kampungnya.

"Mudik online merupakan solusi bagi masyarakat untuk tetap bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halamannya, tanpa melakukan perjalanan fisik yang berisiko di masa pandemi covid-19 Varian Omicron" kata Dewi Aryani pada Sayang JR Talkshow di Jakarta,kamis (23/12/2021).

Baca Juga: Reza Paten Datang, Donasikan 100 Juta Rupiah untuk Korban Semeru via Kophi Menjelang.

Terkini Kementerian Kesehatan kembali mendeteksi 3 kasus omicron berdasarkan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang keluar pada Rabu (22/12) malam. 

Sama seperti 5 temuan sebelumnya, 3 kasus terkonfirmasi ini merupakan imported case, dari pelaku perjalanan internasional yang baru kembali dari Kongo dan Malaysia. Ketiganya merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan kini telah menjalani karantina di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Dengan tambahan ini, maka total jumlah kasus Omicron di Indonesia menjadi 8 orang.

Dirut Jasa Raharja Rivan menjelaskan dari data demografi korban laka lantas Jasa Raharja Tahun 2021 periode sd November korban kecelakaan didominasi usia pelajar (6 s.d 25 th) sebesar 37%  dan usia produktif (26 – 55 th)  sebesar 42 %. Untuk jenis kelamin pria sebesar 68.23% dan wanita 31.77%.  

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kominfo Tingkatkan Kemampuan Humas Lewat Jarkom

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:36 WIB

Soal Tanam Maju, Ini Penjelasannya

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 12:44 WIB

Jelang Pilpres 2024, Parpol Mulai Tawar Menawar

Jumat, 30 September 2022 | 20:38 WIB
X