Yamaha Raih DUDI Awards dari Kemendikbudristek RI

- Kamis, 30 Desember 2021 | 14:28 WIB

 JAKARTA,suaramerdeka-jakara.com-

Komitmen PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mendukung kemajuan dunia pendidikan Tanah Air, salah satunya ditunjukkan melalui aktivitas CSR berupa program SMK Binaan di seluruh Indonesia. Konsistensi kontribusi Yamaha itu telah dimulai dari tahun 2003, melalui kerjasama dengan lebih dari 750 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dengan lebih dari 50 SMK diantaranya memiliki Kelas Khusus Yamaha di seluruh Indonesia.

 

Beragam aktivitas yang dilakukan oleh Yamaha dalam mendukung dunia pendidikan melalui program SMK Binaan diantaranya dengan pembuatan kurikulum untuk Kelas Khusus Yamaha, donasi unit motor, digelarnya Kontes Nasional SMK, kunjungan pabrik Yamaha, siswa SMK dapat magang di bengkel resmi Yamaha, serta penyediaan lapangan kerja di bengkel resmi Yamaha. Sejumlah kegiatan tersebut berjalan aktif dan dapat dirasakan manfaatnya oleh pihak SMK untuk mengembangkan pendidikannya baik secara teori maupun praktek.

 Baca Juga: Raih the Best Contact Center Indonesia dan Gold Medal di Asia Pacific 2021, Blibli Apresiasi Pelanggan juga

Giat dan aktifnya peran serta Yamaha menjalankan program CSR tersebut, diapresiasi oleh pemerintah Indonesia lewat penghargaan yang diterima pada 15 Desember 2021 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), dalam Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) Awards tahun 2021. Sebanyak 40 perusahaan kemitraan DUDI berhasil meraih penghargaan atas dedikasi dalam pembangunan pendidikan vokasi di Tanah Air, termasuk PT. YIMM. Indikator penghargaan ini berdasarkan aktivitas akademik, seperti pembuatan kurikulum, pengajar tamu, pemagangan, pembiayaan atau CSR, penelitian riset terapan, teaching factory, penyerapan lulusan, hingga penguatan kewirausahaan.

 Baca Juga: Mimpi Saya Dan 273 Juta Masyarakat, Berandai andai Tim Garuda Bikin 5 Gol Ke Gawang Gajah Perang

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto menegaskan, pemberian penghargaan ini bukan merupakan kompetisi antar DUDI, melainkan pemberian apresiasi dari pemerintah kepada DUDI yang selama ini bermitra. Manfaat dari kemitraan tersebut, menurut Wikan telah dirasakan secara nyata oleh satuan pendidikan vokasi. ”Bermitra mungkin tidaklah sulit, tetapi menciptakan kemitraan yang selaras atau istilahnya match tentu tidaklah mudah. Ciri khas pendidikan vokasi adalah link and match, dibuktikan dengan kemitraan. Melalui DUDI Awards, kami memberikan apresiasi kepada DUDI dan asosiasi yang telah berkontribusi dan memberikan dedikasi kepada pendidikan vokasi,” jelasnya dalam konferensi pers di Jakarta, pada Rabu malam (15 Desember 2021).***

 

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pencapresan Baru Sebatas Manuver Cek Respon Publik

Kamis, 11 Agustus 2022 | 00:35 WIB

Relawan Laporkan Perusakan Baliho Puan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 21:04 WIB

Elektabilitas Prabowo Subianto Tembus 30 Persen

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:22 WIB
X