Masih Ada Novel di Kepala Remy Sylado

- Senin, 10 Januari 2022 | 21:29 WIB
Remy Sylado didampingi istri setianya, Emmy Louisa (Susi Ivvati)
Remy Sylado didampingi istri setianya, Emmy Louisa (Susi Ivvati)

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,-
Setahun tiga bulan, atau tepatnya mulai Oktober 2020, hingga Januari 2022 ini, Remy Sylado (79) telah dan masih tergolek di tempat tidurnya.

Bagian kiri tubuhnya, terutama tangan kiri dan kakinya memang belum berfungsi maksimal. Karenanya, semestinya munsyi dan harta karun dunia susastra dan budaya Indonesia terus mengikuti fisioterapi di RS Premier Jatinegara, Jakarta.

Tapi apa lacur, sudah beberapa waktu ini, fisioterapi terpaksa prei untuk sementara waktu. Karena mbak Emmy -- istrinya yang supersetia dan telah menemaninya sejak tahun 1976-- telah kehabisan rupiah.

Baca Juga: Kerapuhan, dan Ketabahan

Meski ongkos fisioterapi 'hanya' Rp.250.000,- sekali kunjung, sebanyak dua kali seminggu.

Akhirnya, untuk sementara, hanya bergantung kepada kelapangan hati dan rejeki sejumlah kawan baiknya, Remy menghadapi ketidakpastian kondisi kesehatannya.

Remy Sylado masih menyimpan novel di kepalanya (Bb)

"Terutama untuk beli pempers dan obat herbal. Karena obat-obatan dari dokter uda ngga seperti dulu," kata mbak Emmy (72) di kediamannya di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Senin (10/1/2022) siang.

Padahal buku Remy Sylado banyak bilangannya di sejumlah toko buku. Tapi royaltinya telah mandeg sejak lama pula. Bahkan saat mbak Emmy (Maria Louise Tambayong) ingin menerbitkan ulang buku suaminya, dia tidak tahu harus menghubungi siapa, "Harus ke penerbitnya langsung ya...harus ke Gramedia ya," katanya separuh melempar pertanyaan retoris kepada saya dan Susi Ivvaty.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Koalisi Berdasar Kandidasi Capres Lebih Rapuh

Kamis, 8 Desember 2022 | 19:33 WIB

KASN Selenggarakan Anugerah Meritokrasi ke 3

Kamis, 8 Desember 2022 | 12:05 WIB
X