Era Baru Perdagangan Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka Dimulai

- Selasa, 18 Januari 2022 | 11:34 WIB
Plt Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana. (Saktia Andri Susilo)
Plt Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana. (Saktia Andri Susilo)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), memulai era baru dalam perdagangan fisik emas digital di bursa berjangka. Kini, investasi emas tidak terbatas pada kepemilikan fisik, tetapi juga dapat bertransaksi secara daring melalui perdagangan fisik emas digital.

“Meski dilakukan secara digital, fisik emasnya ada di lembaga penjaminan. Kementerian Perdagangan menjamin perdagangan fisik emas digital ini mudah, aman dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata kata Plt Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana.

Menurutnya, bila dahulu investasi emas hanya terbatas pada kepemilikan fisik, kini setiap orang bisa bertransaksi secara daring melalui perdagangan fisik emas digital. Selain itu, investasi fisik emas digital diharapkan dapat diterima dan dijadikan alternatif investasi oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk investor milenial.

“Melalui perdagangan fisik emas digital ini, Bappebti berkomitmen menciptakan sarana berinvestasi yang mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat. Serta memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan industri perdagangan fisik emas digital melalui bursa berjangka,” ujarnya.

Menurut Wisnu, Bappebti telah memberikan persetujuan kepada PT Indonesia Logam Pratama (merek dagang Treasury) dan PT Sehati Indonesia Sejahtera (Sakumas), sebagai pedagang fisik emas digital. Dengan terbitnya persetujuan tersebut, masyarakat sudah dapat membeli langsung emas digital ke pedagang fisik emas digital yang telah mendapat persetujuan dari Bappebti.

“Pemberian persetujuan ini sesuai amanat Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 119 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Perdagangan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka. Selain itu juga Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka dan perubahannya,” tandas Wisnu.

Sebelumnya, Bappebti juga sudah memberikan persetujuan kepada PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI). Yakni untuk melakukan kegiatan penyelenggaraan pasar fisik emas digital.

“Serta memberikan persetujuan sebagai Lembaga Kliring dan Penjaminan Penyelesaian Transaksi Pasar Fisik Emas Digital kepada PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) dan PT Indonesia Clearing House. Adanya bursa dan kliring pada perdagangan fisik emas digital di Indonesia, diharapkan mampu memberikan kepastian hukum,” tegasnya.

Perlindungan
Hal itu sekaligus perlindungan bagi masyarakat yang bertransaksi di pasar fisik emas digital di Indonesia. Meskipun diperdagangkan secara digital, emas fisiknya ada di lembaga penjaminan.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

DAMRI Terapkan Syarat Perjalanan Terbaru

Sabtu, 21 Mei 2022 | 20:15 WIB

Festival Dugong, Promosikan Wisata Bahari Alor

Sabtu, 21 Mei 2022 | 14:08 WIB
X