Warga Adat Marah Pada Edy Mulyadi Saat Hina Kalimantan Pakai Iket Sunda

- Rabu, 26 Januari 2022 | 22:45 WIB
Klarifikasi Edy Mulyadi yang dianggap menghina kalimantan (Screenshoot channel youtube Bang Edy Channel)
Klarifikasi Edy Mulyadi yang dianggap menghina kalimantan (Screenshoot channel youtube Bang Edy Channel)

 

suaramerdeka-jakarta.com-Permintaan maaf Pegiat media sosial Edy Mulyadi yang dianggap menghina Kalimantan dianggap tidak cukup termasuk dari Warga adat sunda.

Pupuhu Dewan Karatuan Majelis Agung Adat Sunda, Ari Mulia Subagdja, mengaku marah karena aktivis media sosial Edy Mulyadi mengenakan iket Sunda saat melontarkan pernyataan yang dianggap menghina warga Kalimantan Timur.

"Secara khusus kami juga ikut marah terhadap sikap Edy Mulyadi karena mengenakan iket kepala yang merupakan atribut adat masyarakat Sunda saat dia menyampaikan kata-kata yang menyakitkan terhadap saudara kami dari suku Dayak," kata Ari dalam keterangan video di akun Twitter @Lady_Zeebo, Selasa (25/1).

Dia juga mengaku ikut merasakan kemarahan warga Kalimantan khususnya suku Dayak yang tersinggung dengan pernyataan Edy Mulyadi. Menurutnya, pihak Majelis Adat Sunda perlu menegur Edy atas kejadian tersebut.

Baca Juga: Indonesia vs Timor Leste: Penonton Dilarang Masuk Stadion

Saya selaku pupuhu agung atau Ketum Dewan Karatuan Majelis Adat Sunda dan atas nama masyarakat adat Sunda ikut marah dan merasakan getar batin saudara-saudara kami di Kalimantan. Khususnya masyarakat adat Dayak yang perasaan kolektifnya terciderai oleh pernyataan Edy Mulyadi dkk," ucap Ari.

"Kami atas nama Majelis Adat Sunda merasa perlu menegur saudara Edy Mulyadi yang telah menggunakan atribut adat Sunda saat melukai hati saudara kami masyarakat adat Dayak," sambung dia.

Pupuhu Dewan Karatuan Majelis Agung Adat Sunda, Ari Mulia Subagdja, mengaku marah karena aktivis media sosial Edy Mulyadi mengenakan iket Sunda saat melontarkan pernyataan yang dianggap menghina warga Kalimantan Timur. (Screenshoot twitter@lady_zeebo)

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kebijakan Satu Peta Percepat Pemulihan Ekonomi

Rabu, 5 Oktober 2022 | 21:36 WIB

KIB Bisa Majukan Capres dari Hasil Konvensi

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:53 WIB

SSI: Prabowo Tinggal Tunggu Lawan di Pilpres 2024

Rabu, 5 Oktober 2022 | 14:08 WIB
X