Sengketa Tanah, Perempuan Asal Makassar Ini Laporkan ke Polisi, Kini Dilaporkan Balik

- Senin, 31 Januari 2022 | 20:55 WIB
Erna Yohanis. (Istimewa)
Erna Yohanis. (Istimewa)

JAKARTA- Persoalan pertanahan di Indonesia seolah tak ada habisnya. Kali ini permasalahan terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Adalah Ernawati Yohanis (50), warga Kota Makassar yang sedang mencari keadilan terkait urusan tanah.

Sebelumnya, Erna Yohanis telah melaporkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Makassar dan PT Phinisi Multi Properti ke Bareskrim Polri atas dugaan pemalsuan tanah.

Di lain pihak, Erna Yohanis dilaporkan balik ke Polda Sulsel dengan tuduhan dugaan pemalsuan surat atau dokumen resmi atau akta otentik.

Baca Juga: Sesjen MPR: Intoleransi dan Radikalisme Jadi Tantangan Indonesia

Persoalan bermula saat Erna menerima kuasa dari pemilik tanah seluas 59.600 meter persegi di Jalan Urip Sumahorjo, Kota Makassar, yakni Ahimsa Said.

Ahimsa Said merupakan putra dari pemilik tanah sekaligus pemegang Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah bekas Kebun Binatang Makassar itu, yakni almarhum Muhammad Said, pada 8 Juli 2021.

Sebagai kuasa, Erna bermaksud mengecek keabsahan SHM atas nama Muhammad Said yang terbit tahun 1984 itu ke BPN Kota Makassar. 

Meski sudah tanya berkali-kali ke BPN, baik lisan maupun tertulis, Erna tak kunjung mendapat jawaban.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Muamalat dan BMM Gelar Muamalat Berbagi

Senin, 6 Februari 2023 | 15:17 WIB
X