Warganet Pertanyakan Prokes Kunker Jokowi ke Sumut, Istana: Soal Kerumunan Itu Urusan Pemda

- Jumat, 4 Februari 2022 | 20:42 WIB
Kunjungan Presiden ke pasar Lada, Binjai Sumatera utara (Instagram@jokowi)
Kunjungan Presiden ke pasar Lada, Binjai Sumatera utara (Instagram@jokowi)

Jakarta,suaramerdeka-jakarta.com- Viral di medsos via akun tiktok@maret togatorop, video kunker Presiden di Pasar Porsea, sumut terlihat warga mengelu elukan Presiden, sementara Jokowi dengan dikawal paspampres membagi bagikan bingkisan kepada warga yang berkerumun yang sebagian besar tidak bermasker.

Terlihat mobil Kepresiden terjebak di lautan manusia yang sangat antusias, mengingat hampir tidak pernah Presiden RI mampir berkunjung ke kota kecil tersebut.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono pada jumat (4/2) mengatakan kerumunan warga pada kunjungan kerja (kunker) Presiden Joko Widodo menjadi urusan pemerintah daerah (pemda).

Hal itu disampaikan usai kerumunan warga menyertai kunker Jokowi di Sumatera Utara sejak Rabu (2/2).

Baca Juga: Satgas Covid-19: Penambahan Kasus diatas 7000, DKI dan Jabar Sumbang Harian Covid Tertinggi

Pada sejumlah foto yang diunggah Setpres, terlihat kerumunan warga menyambut kedatangan Jokowi. Sebagian warga pun terlihat tak mengenakan masker dengan benar saat berinteraksi dengan Jokowi.

Ia berkata Jokowi akan tetap melakukan kunjungan kerja meski kasus Covid-19 sedang meningkat. Menurutnya, kunjungan kerja presiden dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.

Viral di medsos via akun tiktok@maret togatorop, video kunker Presiden di Pasar Porsea, sumut terlihat warga mengelu elukan Presiden (Screenshoot tiktok@maret togatorop)

Dia menyebut seluruh tim kepresidenan menjalani tes PCR sebelum kunjungan kerja ke daerah. Tim tersebut juga melakukan tes antigen setibanya di daerah tujuan kunker.

Baca Juga: Nelayan Jakarta Belum Sejahtera, Gus Muhaimin 'Sentil' Anies Baswedan

Heru berkata Jokowi juga tetap melakukan kegiatan kenegaraan lainnya. Dia bilang pertemuan tatap muka tetap digelar secara terbatas.

"Kegiatan kenegaraan tetap berjalan yang tentunya dengan jumlah orang per pertemuan dibatasi 50 persen," tuturnya.***

 

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Adaptasi Kebiasaan Baru Dunia Digital

Rabu, 8 Februari 2023 | 21:43 WIB
X