Kemendag, Kemeninves/BKPM dan Kemenperin Bersinergi Pulihkan Ekonomi Global Melalui Gelaran TIIWG G20

- Selasa, 8 Februari 2022 | 17:18 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam konferensi pers Inaugurasi G20 TIIWG, Selasa (8/2). (Saktia Andri Susilo)
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam konferensi pers Inaugurasi G20 TIIWG, Selasa (8/2). (Saktia Andri Susilo)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Kementerian Perdagangan, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kementerian Perindustrian akan bersinergi menggelar pelaksanaan Trade, Investment and Industry Working Group (TIIWG). Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada September mendatang, di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

“Sinergi ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung penuh Presidensi G20 Indonesia 2022 untuk pemulihan ekonomi global. Yakni melalui peningkatan peran perdagangan, investasi dan industri, kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi di Jakarta, Selasa (8/2).

Hal itu disampaikannya bersama Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam konferensi pers Inaugurasi G20 TIIWG secara hibrida. Menurutnya, penyelenggaraan Pertemuan G20 TIIWG yang akan dipimpin Kemendag mengusung tema Aligning Trade, Investment and Industry Agenda with Sustainable Development Goals (SDGs).

Kemendag berkomitmen dalam mendukung penuh Presidensi G20 Indonesia. Hal itu agar G20 menjadi katalis pemulihan ekonomi global dengan mengedepankan kemitraan dan inklusivitas, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat global dan nasional,” ujarnya.

Untuk itu, Kemendag bersama Kemeninves/BKPM dan Kemenperin siap menjadi tuan rumah dan memimpin pertemuan G20 TIIWG. Yakni untuk membahas upaya dan kebijakan setiap negara dalam mendesain kebijakan perdagangannya untuk pulih kembali.

“Serta relevan dengan konteks kekinian, inklusif, people-centered, ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tandas Mendag yang juga Penanggung Jawab penyelenggaraan Side Events G20 tahun 2022.

Sejarah
Sedangkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, G20 TIIWG akan menjadi sejarah. Karena untuk pertama kalinya, isu industri dibahas secara khusus dalam penyelenggaraan G20.

“Hal ini merupakan prakarsa Pemerintah Indonesia untuk menambahkan nomenklatur industri dalam TIIWG. Untuk memanfaatkan momentum ini, pemerintah Indonesia akan mendorong kolaborasi negara-negara G20 dalam melakukan terobosan dan aksi nyata pada sektor perdagangan, investasi dan industri,” tuturnya.

Hal itu guna berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi global. Pertemuan G20 TIIWG akan dibuka dengan keindahan budaya dan keelokan warisan tradisi Indonesia di Kota Solo, yang tetap terawat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

ASDP Dukung Perhelatan Sail Tidore 2022

Minggu, 27 November 2022 | 19:03 WIB

Rambut Halim HaDe

Minggu, 27 November 2022 | 12:41 WIB

Mbah Mijan Foto Selfi dengan PM Malaysia Terpilih

Minggu, 27 November 2022 | 11:45 WIB

Mensos Risma Terima Nawacita Awards 2022

Minggu, 27 November 2022 | 07:43 WIB
X