Dianggap Ilegal, Anggota DPR Minta Polisi Jerat Influencer Binomo

- Selasa, 8 Februari 2022 | 23:21 WIB
Kasus Binomo atau transaksi binary option yang dinyatakan ilegal oleh pemerintah menuai perhatian publik (Tangkapan layar instagram@binomo_id_official)
Kasus Binomo atau transaksi binary option yang dinyatakan ilegal oleh pemerintah menuai perhatian publik (Tangkapan layar instagram@binomo_id_official)

 

Suaramerdeka-Jakarta.com -Kembali kejadian berulang, dana masyarakat raib akibat ikut ikutan investasi yang menjanjikan orang jadi 'tajir melintir'.

Kasus Binomo atau transaksi binary option yang dinyatakan ilegal oleh pemerintah menuai perhatian publik.

Kini suara datang dari DPR agar influencer Binomo juga dijerat, adalah anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto yang mengaku heran situs tersebut masih marak.

"Sangat memprihatinkan jika hingga saat ini, kasus penipuan berkedok investasi oleh pialang berjangka ilegal masih terus marak, padahal selain melanggar hukum, kegiatan ini sangat merugikan masyarakat," kata Didik kepada wartawan, Selasa (8/2).

Didik menyebut, Bappebti telah menyatakan 58 situs berstatus ilegal sejak 2019 termasuk Binomo. Atas dasar hal itu, Didik menilai harus ada tindakan tegas bagi mereka yang masih mempopulerkannya.

Baca Juga: PT Jasa Marga: Tarif Dalam Kota Dipastikan Naik Jadi Rp 10.500

Didik meminta jangan ada toleransi terhadap mereka yang melakukan tindak ilegal. Menurutnya, Bappebti harus bersinergi dengan instansi terkait untuk pemberantasan.

"Dalam rangka mencegah kerugian yang lebih besar lagi, sudah saatnya Bappebti bersinergi dengan OJK, PPATK, Bank Indonesia, dan Kepolisian agar bisa menertibkan, menutup, menghentikan semua modus, motif dan perilaku para penipu yang berkedok di bawah investasi pialang berjangka yang ilegal," lanjut Didik.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagi, Sido Muncul Bantu Cianjur

Selasa, 6 Desember 2022 | 06:33 WIB

Perpusnas Sejahterakan Masyarakat

Senin, 5 Desember 2022 | 15:46 WIB
X