Side Meeting G20 Berikan Dampak Ekonomi Labuhan Bajo

- Jumat, 11 Februari 2022 | 14:14 WIB

LABUHAN  BAJO,suaramerdeka-jakarta.com - Kegiatan G20 yang dipusatkan di Bali dipastikan akan memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi daerah sekitarnya, dan Indonesia pada umumnya.

Tidak terkecuali Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur yang mendapat kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan Side Meeting, merupakan rangkaian kegiatan G20.

Tidak kurang 10 Side Meeting akan digelar di Labuan Bajo pada periode Mei 2022 hingga November 2022.

Baca Juga: Webinar Gerakan #akuberdaya Nina Nugroho 7 Hal ini Akan Dirasakan Bila Pemaafan Diberikan, Jadi Percaya Diri

Shana Fatina, Direktur Utama BPOLBF (Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores) menjelaskan bahwasanya diatas kertas dampak ekonomi langsung akan diprediksi mencapai USD 3 juta akan beredar di Labuan Bajo dan Kabupaten Sekitarnya.

"Perhitungan itu dengan asumsi wisatawan G20 mempunyai daya beli tujuh kali lipat dibandingkan wisatawan pada umumnya. Sepuluh kegiatan side meeting dengan peserta kurang lebih 800 orang dikalikan USD 2000.

Ini masih perhitungan kasar, belum lagi apabila ada peserta yang ingin menambah masa tinggal," ungkap Shana Fatina saat jumpa media di Labuan Bajo, NTT, Kamis (10/02/2022).

Baca Juga: Tiga Film Nasional; Clandestine, Father & Son, dan Si Juki Anak Kosan Siap Ramaikan Valentine

Sebab itu, lanjut Shana, BPOLBF, Pemda NTT, Pemkab NTT, Kemenparekraf dan stakeholder terkait bergandengan tangan bertekad untuk mensukseskan acara side meeting G20 di Labuan Bajo. Kuncinya kolaborasi berbagai pihak, dan juga peran aktif masyarakat tentunya.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahasiswa Apoteker dan UTA '45 Serukan Boikot PN UKAI

Kamis, 1 Desember 2022 | 22:05 WIB

Data Berbasis Desa Penting untuk Pembangunan Daerah

Kamis, 1 Desember 2022 | 19:16 WIB

KLHK Raih Peringkat Pertama SDGs Action Awards 2022

Kamis, 1 Desember 2022 | 16:36 WIB
X