Erick Thohir Diprediksi Jadi Kuda Hitam Pilpres 2024

- Sabtu, 19 Februari 2022 | 18:43 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir saat menjadi pembicara di Kampus Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Bandar Lampung, Minggu (30/1). (Saktia Andri Susilo)
Menteri BUMN Erick Thohir saat menjadi pembicara di Kampus Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Bandar Lampung, Minggu (30/1). (Saktia Andri Susilo)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Tren elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir yang terus naik, membuatnya diprediksi menjadi kuda hitam dalam Pemilihan Presiden 2024. Hal tersebut dibuktikan dengan tingkat elektabilitas yang meningkat di berbagai lembaga survei.

“Terobosan yang dilakukan Erick, menimbulkan kepercayaan dan harapan kepadanya untuk menjadi presiden atau wakil presiden pada periode yang akan datang,” kata Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS, Sabtu (19/2).

Menurutnya, secara perlahan Erick sudah mulai membuktikan bahwa dirinya bukanlah pemimpin yang elitis. Untuk bisa memenangkan pilpres 2024 yang akan datang, kata dia, Erick sebaiknya semakin dekat dengan masyarakat.

“Sehingga, kesan sebagai pemimpin yang elitis dengan sendirinya akan hilang. Karena masyarakat pada Pilpres 2024 yang akan datang, masih mencari sosok pemimpin yang dianggap dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan, Erick juga diharapkan terus membuat gebrakan dalam membenahi perusahaan BUMN. Hal itu agar semakin mendapatkan dukungan dari masyarakat pada Pilpres 2024.

“Dengan pengalaman cukup dan keberanian yang dimiliki dalam mengambil keputusan, diyakini elektabilitasnya akan terus meningkat. Dan akan semakin mendapatkan dukungan dari masyarakat,” tandasnya.

Selain itu, keberhasilan dan keberaniannya saat membenahi perusahan-perusahan yang berada di bawah Kementerian BUMN, berdampak posotif. Yakni munculnya kepercayaan masyarakat kepadanya untuk maju di Pilpres 2024.

“Tidak bisa dipungkiri, perlahan namun pasti dia mendapatkan perhatian masyarakat,” tegasnya. Hal itu tak terlepas dari konsep filosofi kopi, yang sukses diterjemahkan dengan baik oleh Erick. Khususnya dalam berbagai program BUMN, yang berhasil mendapat respon positif di masyarakat,” tegasnya.

Terpuruk
Fernando menambahkan, konsep filosofi kopi sangat tepat dengan kondisi masyarakat Indonesia saat ini. Dimana ekonomi masyarakat benar-benar terpuruk usai dihantam badai pandemi Covid-19.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Lagi, Sido Muncul Bantu Cianjur

Selasa, 6 Desember 2022 | 06:33 WIB

Perpusnas Sejahterakan Masyarakat

Senin, 5 Desember 2022 | 15:46 WIB
X