MUI Kritik Ucapan Yaqut Soal Adzan, ini Klarifikasi Kemenag

- Kamis, 24 Februari 2022 | 15:47 WIB
Ilustrasi sepiker masjid Al muhajirin Morowali sebelum direnovasi (Instagram@masjidnusantara)
Ilustrasi sepiker masjid Al muhajirin Morowali sebelum direnovasi (Instagram@masjidnusantara)

 

JAKARTA,,suaramerdeka-jakarta.com-Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sedang viral di media sosial. Gara-garanya komentar Yaqut yang seolah memperbandingkan toa masjid dengan gonggongan anjing

Hal ini dikatakan Yaqut, menangapi respons Surat Edaran (SE) No 05 tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala.

"Sederhana lagi tetangga kita hidup di dalam kompleks misalnya kiri, kanan depan, belakang pelihara anjing semua misalnya menggonggong dalam waktu bersamaan. Kita ini terganggu tidak?

"Artinya apa, suara-suara ini apapun suara itu, ini harus kita atur supaya tidak menjadi gangguan," ucap Menag dalam video yang beredar luas di media sosial.

Baca Juga: Pengacara Bilal Rehman Ngamuk Terkait Statemen Menag Yaqut Cholil Qoumas Ihwal Adzan.

Tidak terima dengan perbandingan itu, Imam Besar Masjid New York, Imam Shamsi Ali, menilai Yaqut telah mempertontonkan komunikasi publik yang buruk.

"Gus Menteri, semoga ini salah komunikasi/salah memberi contoh saja. Pejabat pastinya tahu mengkomunikasikan masalah scr benar & proporsional. Apalagi kaitannya agama, tahu sendiri bisa sensitif. Suara azan & sholawat itu indah & penuh makna. Tdk pantas dicontohkan suara anjing," cuitnya melalui akun twitter @ShamsiAli2.

Komentar juga datang dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Muhammad Cholil Nafis. Ia menyinggung soal kepantasan seorang pejabat dalam berbicara diruang publik.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragedi Kanjuruhan Jangan Sampai Terulang

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:59 WIB
X