Survei IPO Tempatkan Erick Thohir sebagai Menteri dengan Kinerja dan Popularitas Paling Baik

- Senin, 28 Februari 2022 | 10:24 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Saktia Andri Susilo)
Menteri BUMN Erick Thohir. (Saktia Andri Susilo)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com – Nama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, masuk dalam papan atas sebagai menteri dengan kinerja dan popularitas paling baik. Selain itu, perolehan suara publik kepada Erick Thohir sebesar 79,2 persen, hanya terpaut 2 persen dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

“Besarnya penilaian publik kepada Erick Thohir, tidak lepas dari kinerja dan popularitasnya dalam setiap kebijakan-kebijakan yang diambil selama menjadi Menteri BUMN,” kata Direktur Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, Senin (28/2)

Menurutnya, asumsi opini lebih besar disebabkan karena popularitas aktivitas kementerian yang dipimpin Erick Tohir dalam beberapa waktu ini, mulai populer dengan kebijakan-kebijakan di BUMN. Selain itu, Erick Thohir juga dianggap mampu menerjemahkan dengan baik berbagai kebijakan di BUMN yang rumit.

“Sehingga masyarakat memahami. Selain itu, terobosan dan gagasan barunya membuat penilaian publik baik. Padahal, publik sebenarnya tidak terlalu memahami implementasi kebijakan,” ujarnya.

Namun ketika seorang menteri terlihat aktif menyatakan gagasan - termasuk adanya perubahan-perubahan di kementerian yang dipimpin - maka publik akan menilai baik. Dikatakan, ada beberapa kebijakan Erick Thohir yang dinilai berhasil oleh publik.

“Antara lain seperti melaporkan kasus korupsi di perusahan-perusahan BUMN dan mempercayakan anak-anak muda untuk berkarier di Kementerian BUMN. Erick Thohir dianggap berhasil lakukan beberapa langkah yang membuat popularitasnya dan juga BUMN, dipandang membaik,” tandasnya.

Lewat kebijakan-kebijakan tersebut, lahir rasa suka dari publik kepada Erick Thohir. Khususnya di saat kepercayaan masyarakat kepada beberapa menteri turun drastis. Dengan kondisi itu, bukan tidak mungkin jika publik mulai menyukai keberadaan Erick Thohir dalam kabinet saat ini,” tegasnya.

Dalam survei yang dilakukan IPO tersebut, digunakan metode multistage random sampling. Yakni dengan melakukan wawancara melalui sambungan telepon kepada responden.

Total ada 1.220 responden yang dijadikan sebagai informan dalam survei tersebut. Jumlah itu didasarkan pada 196.420 populasi yang dimiliki IPO sejak periode survei 2019-2021. Dimana, pengukuran kesalahan (margin of error) dalam penelitian ini mencapai 2,9 persen dengan tingkat akurasi data 95 persen.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Lagi, Sido Muncul Bantu Cianjur

Selasa, 6 Desember 2022 | 06:33 WIB

Perpusnas Sejahterakan Masyarakat

Senin, 5 Desember 2022 | 15:46 WIB
X