Sinergi PLN dan Perhutani untuk Co-firing Dorong Ekonomi Berbasis Kerakyatan

- Minggu, 6 Maret 2022 | 13:04 WIB

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-PT PLN (Persero) bekerja sama dengan PT Perhutani untuk memastikan pasokan bahan biomassa untuk program _co-firing_ PLTU berjalan lancar. Kebutuhan biomassa untuk dua PLTU, yaitu PLTU Pelabuhan Ratu dan PLTU Rembang akan dipasok oleh Perhutani.

Kerja sama kedua BUMN ini ditandai dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang direncanakan pasokan biomassa ke PLTU akan dimulai pada Desember 2022.

Nantinya, Perhutani akan memasok biomassa dari pengolahan tanaman kaliandra dan gamal untuk dua PLTU tersebut.

Baca Juga: Perang Rusia Ukraina, Pengamat Maritim: Efek Positif Bagi Dunia Maritim dan Pelaut Indonesia

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, sinergi dua BUMN ini merupakan upaya bersama untuk menekan emisi karbon dan mencapai _net zero emission_ pada 2060 mendatang.

Kerja sama ini sebagai proyek yang akan dipamerkan dalam perhelatan KTT G20 November mendatang.

" _Co-firing_ pada PLTU merupakan salah satu upaya PLN untuk mendukung capaian target EBT sebesar 23 persen dalam bauran energi pada 2025 dan _net zero emission_ pada tahun 2060," kata Darmawan.

Baca Juga: Garuda Indonesia Evakuasi WNI Ukraina

Hingga 2025, PLN membutuhkan kurang lebih 10,2 juta ton biomassa untuk menjadi substitusi 10 persen kebutuhan batu bara di PLTU.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ASEAN Tak Boleh Menjadi Proksi Pihak Mana Pun

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:16 WIB

Kerja Sama Politik, PDIP Lihat Kesamaan Ideologi

Jumat, 3 Februari 2023 | 20:49 WIB

Tokoh Muda NU Bela OJOL, Tolak Bayar ERP

Jumat, 3 Februari 2023 | 20:37 WIB

Konektivitas Transportasi di Aceh Terus Ditingkatkan

Jumat, 3 Februari 2023 | 20:31 WIB

Nikmati Keindahan Pacitan Bersama DAMRI

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:50 WIB

Ikrar Petani MSP Tolak Impor Beras oleh Pemerintah

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:17 WIB
X