Tantangan Kinerja Tatakelola dan Peluang BPKH: Sinergi dan Inovasi Investasi Dana Haji Menuju Kemaslahatan

- Minggu, 13 Maret 2022 | 13:43 WIB

 

Dr. H. Indra Gunawan, SE., SIP., MSc – Deputi Investasi Surat Berharga dan Emas BPKH


BADAN Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mendapatkan mandat sebagai pengelola haji, dimana sejatinya dapat dianalogikan seperti manajer investasi atas dana haji yang dititipkan untuk dikelola oleh BPKH.

Sebagaimana telah diatur dalam Pasal 13 ayat 1, Peraturan Pemerintah No. 5 tahun 2018 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No. 34 Tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan haji, Jemaah haji mengisi dan melakukan penandatanganan akad wakalah.

Fatwa DSN MUI No. 126 tahun 2017 menyebutkan bahwa wakalah adalah akad pemberian kuasa dari Muwakkil kepada Wakil untuk melakukan perbuatan hukum tertentu. BPKH adalah Wakil yang menerima mandat langsung dari jemaah selaku Muwakkil. 

Baca Juga: Pastikan Kelancaran Event MotoGP 2022 di Mandalika, Angkasa Pura I Siapkan Rencana Operasional dan Mitigasi Ri


Dari sisi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) terkait dengan perhajian, BPKH dan Kemenag memiliki tugas yang berbeda.

Kemenag RI bertugas menjadi Penyelenggara Ibadah Haji berdasarkan UU Nomor 8 tahun 2019 (revisi UU 13 tahun 2008) tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh,

Sedangkan Fokus BPKH adalah mengelola keuangan haji dengan target nilai manfaat yang sebesar-besarnya guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan Ibadah haji, mengupayakan rasionalisasi dan efisiensi penggunaan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) hingga manfaat bagi kemaslahatan umat Islam sebagaimana amanat yang tertuang dalam Pasal 3 UU No. 34 tahun 2014.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HT Pimpin Konsolidasi & Bimtek Partai Perindo

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:46 WIB

Pengesahan RKUHP Meresahkan Kalangan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:22 WIB

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 09:37 WIB
X