Tantangan Kinerja Tatakelola dan Peluang BPKH: Sinergi dan Inovasi Investasi Dana Haji Menuju Kemaslahatan

- Minggu, 13 Maret 2022 | 13:43 WIB


Sebagai negara berpopulasi Muslim terbesar, status Presidensi Indonesia di G-20, yang berslogan recover stronger-recover together memberikan beberapa peluang diantaranya: (a) penguatan diplomasi ekonomi untuk pemulihan ekonomi pasca Covid-19 (b) keistimewaan agenda-setting bagi kepentingan nasional RI, (c) keseimbangan mediasi antara negara maju dan berkembang (d) penguatan sektor-sektor ekonomi utama di Indonesia melalui perundingan di Forum G-20 di bidang perdagangan, investasi, ketenagakerjaan, pertanian, kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan sumber daya manusia dan target SDGs.

Indonesia memiliki banyak peluang untuk menarik investasi asing ke dalam negeri, BPKH sebagai salah satu investor jangkar nasional perlu menggandeng Islamic Development Bank (IsDB), Asian Development Bank (ADB) dan lain-lain. 

Sinergi dan Inovasi BPKH
Peran besar BPKH juga ditunggu seluruh pihak, agar memadukan berbagai kolaborasi dengan Bank Syariah di Indonesia (BPS-BPIH), mulai dari tambahan partisipasi bank kustodian Syariah sebesar Rp 61,5 triliun, aktifasi transaksi surat berharga, sukuk ritel, hingga potensi wealth management, investment banking, bank administrator, kliring, wali amanat syariah, serta issuer dan sinergi sebagai sesama investor.

  Tidak hanya komersial, bahkan sinergi BPKH dengan ASBISINDO (Asosisi Bank Syariah Indonesia) untuk menjangkau aspek literasi,  inklusi keuangan hingga Kemaslahatan dan CSR secara bersama-sama.

BPKH dapat mendorong adanya skema investasi di sektor pendidikan (asrama/sekolah dan kampus, sarana laboratorium dan riset perguruan tinggi), kesehatan (klinik, laboratorium/radiologi dan rumah sakit) bahkan sektor yang menaungi ketahanan pangan seperti: pertanian-perikanan-peternakan hingga agro-industri hingga sektor yang defensif dan tumbuh pesat di masa pandemi seperti teknologi informasi. 

Baca Juga: Layanan Jet Pribadi di Bandara Soekarno-Hatta Tembus 532 Penerbangan dan Angkut 2.584 Penumpang

Inisiasi sinergi BPKH dengan Kementrian/Lembaga melalui perumusan bersama atas Rencana Investasi Tahunan BPKH cukup banyak. Khusus dengan Kemenag, BPKH dapat mendukung penuh setidaknya 5 dari 7 program prioritas Kemenag tahun 2022, yaitu Transformasi Digital, Cyber Islamic University, Kemandirian Pesantren, Revitalisasi PLHUT dan peningkatan Religiosity Index.

Berikut beberapa gagasan ide sinergi BPKH dengan pemangku kepentingan terkait diantaranya: 

Transformasi Digital Siskohat-Siskehat menuju single super-apps yang terintegrasi. Sistem koneksi host to host yang mengintegrasikan 2 sistem yakni Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu-Kemenag RI) dan Siskehat (Sistem Keuangan Haji Terpadu-BPKH) melahirkan janin aplikasi IKHSAN sebagai langkah transformasi digital BPKH dalam melayani jemaah haji.

Baca Juga: LPDB-KUMKM Dukung Peran Perempuan Melalui Program Inkubator Wirausaha

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Pastikan Usut Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo

Minggu, 25 September 2022 | 21:58 WIB

Festival Film Pelajar Dihidupkan Lagi.

Minggu, 25 September 2022 | 16:50 WIB

Pakar Kasih Bocoran Tips Bisnis Gunakan Aplikasi Whatsapp

Minggu, 25 September 2022 | 14:58 WIB

LVRI Ingin Generasi Mendatang Berkarakter Kebangsaan

Minggu, 25 September 2022 | 12:48 WIB

Dubes Ukraina Tetap Diplomasi ke Yogya Meski Cedera Kaki

Minggu, 25 September 2022 | 10:32 WIB

PHE Aktif Buru Cadangan Migas dengan Teknologi Mutakhir

Minggu, 25 September 2022 | 09:32 WIB
X