Tangkal Terorisme, Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika Ajak Komponen Bangsa Ciptakan Ekosistem Pancasila

- Sabtu, 19 Maret 2022 | 12:38 WIB
Ilustrasi stop terorisme (Pixabay)
Ilustrasi stop terorisme (Pixabay)

JAKARTA- Di negeri ini, aksi terorisme dan radikalisme masih terus terjadi dan berkembang. Padahal pelakunya terus ditindak, bahkan diberantas oleh aparat penegak hukum. 

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika, Taufan Hunneman, setidaknya ada tiga alasan kenapa terorisme dan radikalisme masih ada, sekalipun terus dilakukan pemberantasan serta deradikalisasi.

"Pertama, terorisme dan radikalisme menciptakan ekosistem. Jadi dalam ekosistem inilah mereka berinteraksi, baik dari level soft sampai level yang hardcore," kata Taufan Hunneman kepada media, Sabtu 19 Maret 2022.

Baca Juga: MotoGP Mandalika: Fabio Quartararo dan Morbidelli Pimpin Catatan Waktu

Kedua adalah perjuangan ideologi. Menurut Taufan, masalah ini bukan lagi sekadar aliran dalam agama tertentu, namun sudah masuk dalam level ideologi sehingga pertanyaannya jauh lebih militan.

Untuk merebut kekuasaan, maka beragam metode ditempuh, mulai dari metode kombinasi dengan memanfaatkan celah demokrasi sampai metode non kompromi dengan sistem sekuler.

Sedangkan ketiga karena ada ruang kosong yang diisi oleh ikon pemuka agama yang radikal

Baca Juga: All England 2022: The Daddies Mantapkan Diri ke Semifinal, Susul Minions dan Bagas/Fikri

Ruang kosong ini melalui media online, dimana mereka memanfaatkan ruang digital untuk menyiarkan kontennya.

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagi, Sido Muncul Bantu Cianjur

Selasa, 6 Desember 2022 | 06:33 WIB

Perpusnas Sejahterakan Masyarakat

Senin, 5 Desember 2022 | 15:46 WIB
X