Patuhi Aturan dan Jaga Nama Baik, AP2LI Komitmen Bina Anggota

- Rabu, 23 Maret 2022 | 00:23 WIB
Logo AP2LI. (istimewa)
Logo AP2LI. (istimewa)

JAKARTA- Masyarakat diimbau agar waspada terhadap usaha penjualan langsung tanpa izin atau ilegal maupun yang legal atau telah memiliki izin.

Sehingga masyarakat tidak terjebak dengan berbagai penawaran usaha yang sedang marak saat ini.

Terutama yang menjual beragam produk berbasis digital yang dijalankan dengan cara merekrut serta membayar komisi bukan dari hasil penjualan barangnya namun dari hasil rekrut semata.

Imbauan itu sendiri datang dari Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI).

Baca Juga: Analis Penerbangan Sebut Jatuhnya Pesawat Boeing 737 - 800 China Mengejutkan

Sesuai dengan ketentuan pada UU No. 7 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 2021 maka kegiatan usaha penjualan langsung wajib memiliki surat izin usaha perdagangan dengan KBLI 47999 atau yang dikenal dengan sebutan Surat lzin Usaha Perdagangan Penjualan Langsung (SIUPL).

Perusahaan penjualan langsung hanya diizinkan menjual barang sesuai dengan jenis dan merek barang yang tertera dalam lampiran daftar barang dalam SIUPL yang dimiliki.

AP2LI pun bersikap tegas terkait hal tersebut. Wakil Ketua Umum AP2LI, Ilyas Indra, menegaskan serius menindak keanggotaan perusahaan yang dianggap wanprestasi.

Sejak Februari lalu AP2LI telah membentuk Satgas Kepatuhan Regulasi sebagai bagian dari upaya pembinaan terhadap perusahaan penjualan langsung.

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HT Pimpin Konsolidasi & Bimtek Partai Perindo

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:46 WIB

Pengesahan RKUHP Meresahkan Kalangan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:22 WIB

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 09:37 WIB
X