Beban Ekonomi Makin Berat, Nelayan Gorontalo Tuntut Subsidi Pangan dan Tunda Pemilu

- Jumat, 8 April 2022 | 13:09 WIB
Komunitas Nelayan di wilayah pesisir Kecamatan Huonthalangi, Kota Gorontalo, meminta penyelenggaraan Pemilu tidak dipaksakan dan lebih baik anggaran dialihkan untuk subsidi rakyat (Istimewa)
Komunitas Nelayan di wilayah pesisir Kecamatan Huonthalangi, Kota Gorontalo, meminta penyelenggaraan Pemilu tidak dipaksakan dan lebih baik anggaran dialihkan untuk subsidi rakyat (Istimewa)

JAKARTA- Komunitas Nelayan di wilayah pesisir Kecamatan Huonthalangi, Kota Gorontalo, meminta penyelenggaraan Pemilu tidak dipaksakan mengikuti jadwal, yakni 14 Februari 2024.

Alasannya, mereka menilai hingga saat ini ekonomi masyarakat masih terdampak pandemi.

Ditambah lagi masalah kelangkaan dan kenaikan harga pangan beserta bahan bakar minyak (BBM) yang dampaknya sangat terasa oleh mereka.

“Tolonglah bantu rakyat dulu, karena ini sangat berat, dua tahun kami begini (susah), mana sekarang minyak goreng mahal, BBM langka,” kata perwakilan nelayan Abdul Kadir, Jumat 8 April 2022.

Baca Juga: Antisipasi Dini Arus Mudik Lebaran

Dia mengatakan, pemerintah, DPR, dan elite politik seharusnya lebih peka terhadap penderitaan yang dialami rakyat bawah.

Semua energi dan waktu yang ada, lanjutnya, lebih baik digunakan untuk bersama-sama mengatasi masalah ril masyarakat.

“Yang dibutuhkan sekarang ini subsidi minyak, bantuan langsung, bukan Pemilu,” tegasnya.

Baca Juga: Beredar Di Medsos Ajakan Demo Mahasiswa Pada 11 April, Polda Metro: Harus Ada Izin Dari Kepolisian!

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Korban Gempa 1000 Paket, Untuk Pegawai 5000 Paket

Kamis, 1 Desember 2022 | 13:04 WIB
X