Kemenag dan DPR Sepakat Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2022 Rp39,8 juta Untuk Satu Calon Jemaah

- Jumat, 15 April 2022 | 07:35 WIB
Kementerian Agama (Kemenag) dan Komisi VIII DPR RI menyepakati biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2022 sebesar Rp39,8 juta untuk satu calon jemaah (Foto: Dokumentasi Hazwardi)
Kementerian Agama (Kemenag) dan Komisi VIII DPR RI menyepakati biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2022 sebesar Rp39,8 juta untuk satu calon jemaah (Foto: Dokumentasi Hazwardi)

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-
Meski naik, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto memastikan bahwa biaya tambahan haji tidak akan dibebankan kepada calon jemaah.

Kementerian Agama (Kemenag) dan Komisi VIII DPR RI menyepakati biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2022 sebesar Rp39,8 juta untuk satu calon jemaah.

Angka itu naik 11 persen dibandingkan dengan ongkos haji 2018 sampai 2020 yang hanya Rp35 juta.

"Di mana secara tegas tadi dikatakan pak menteri sepakat hasil panja, bahwa BPIH tahun ini yang dibayar langsung oleh jemaah sebesar Rp39.886.009.

Baca Juga: BPKH: Pengelolaan Dana Haji Memberikan Dampak Sosial Kepada Masyarakat

"Tapi tak ada pembebanan 1 rupiah kepada jemaah haji," ungkap Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto membacakan kesimpulan rapat dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Rabu (13/4).

Menurut dia, tambahan biaya jemaah haji lunas tunda periode 1441 H/2020 M akan dibebankan kepada alokasi virtual account yang telah dimiliki calon jemaah haji periode 2020 yang selama ini dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI.

Sementara, ia mengatakan penetapan biaya ini mengacu pada asumsi kuota haji Indonesia periode 1443 H/2022 M yang dijadikan dasar pembahasan BPIH sebanyak 110.500 jemaah atau sebanyak 50 persen dari kuota haji 2019.

Baca Juga: Startup Dagangan Janjikan Bisnis Berkelanjutan bagi Rakyat Pedesaan

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X