Resmikan Harapan Jaya, RK Tak Ingin Pasar Rakyat Merana

- Rabu, 20 April 2022 | 13:50 WIB
Ridwan Kamil di Pasar Harapan Jaya, Bekasi, Rabu (20/4/2022).
Ridwan Kamil di Pasar Harapan Jaya, Bekasi, Rabu (20/4/2022).

BEKASI jakarta.suaramerdeka.com - Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengharapkan keberadaan pasar tradisional tetap eksis termasuk dalam mempertahankan nilai-nilai yang jadi keunggulannya.

Harapan tersebut dilontarkan Ridwan Kamil pada saat meresmikan Pasar Harapan Jaya, Kota Bekasi, Rabu (20/4/2022). Peresmian senilai Rp 15 miliar itu baru mencakup tahap pertama yakni pembenahan pasar kering.

"Keindahan pasar tradisional itu tiap kios, ada obrolan dengan pedagang. Kalau supermarket modern kan, datang, ambil barangnya, selesai langsung ke kasir, bayar. Obrolan ketimuran itu tak ada," katanya.

Hanya saja, Ridwan Kamil mengingatkan bahwa untuk menjadikan performa pasar rakyat menarik lagi harus dilakukan revitalisasi. Dengan demikian, kehadirannya bisa makin banyak karena bisa diakses semua segmen.

Baca Juga: Tolak Rusia, Delegasi Barat Bersiap Lakukan Hinaan Diplomatik Dalam Pertemuan Menteri Keuangan G20 Washington

Revitalisasi yang dilakukan itu diharapkan pula menghapus kesan yang selama ini menempel kuat terhadap keberadaan pasar tradisional tersebut. Kesan itu diyakini menurunkan minat sebagian masyarakat.

"Pasar tradisional kita harapkan menjadi tempat belanja utama masyarakat. Tapi maaf pasar rakyat kebanyakan itu jorok atau kotor. Dengan kondisi tersebut tak jarang kelas menengah atas tak prefer ke pasar tradisional," katanya.

Dengan komitmen tersebut, Ridwan Kamil menegaskan keseriusannya untuk membangun pasar rakyat di wilayahnya. Untuk Harapan Jaya misalnya, pihaknya tak ingin pembangunan selanjutnya malah mangkrak.

Baca Juga: Indonesia Buka Lebar Kesempatan Perempuan untuk Berkarya

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Hana Bantu Korban Gempa Cianjur

Rabu, 7 Desember 2022 | 19:00 WIB
X