Tak Menyesal Gagal di ZYP, Riyadno Dapat Banyak Tawaran Bantuan Dana Untuk Smart Farm Academy

- Selasa, 26 April 2022 | 09:56 WIB
Riyadno, initiator Smart Farm Academy (dok pribadi)
Riyadno, initiator Smart Farm Academy (dok pribadi)

''Pokoknya selama tiga bulan mereka belajar agribisnis lah,” jelas sarjana ekonomi manajemen dari Universitas Muhammadiah Yogyakarta (UMY).

Setelah lulus tantangan dalam pembinaan, para patriot desa ini dilepas untuk menjadi petani.

“Patriot ini setelah lulus challenge, selanjutnya kami kasih modal stimulus, hibah, untuk menanam sayur atau buah,'' kata Riyadno.

''Namun tidak semua modal bisa digunakan. Misal modal Rp4 juta, nah yang Rp1 juta harus dimasukan sebagai dana simpanan di koperasi yang dibentuk di desa patriot tersebut bersama petani lainnya,” jelas Riyadno, kelahiran Purworejo tahun 1979.

Dari mana Riyadno mendapatkan dana untuk pembinaan itu?

“Di awal dana didapat dari para relawan sejak 2011-2018 lewat Yayasan Bina Karakter Bangsa. Namun sejak 2019, ada donasi dari Inisiatif Zakat Indonesia (IZI),” ungkap Riyadno.

Riyadno senang kini makin banyak donatur yang berniat membantu program Smart Farm Academy.

Baca Juga: Ketika Anies Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Sirkuit Formula E


Kamal Fitrianto, Perwakilan ZSP Indonesia menilai, program Smart Farm Academy ini sangat luar biasa.

“Namun saya sarankan, untuk bisa memenangkan penghargaan ZSP, sebaiknya Pak Riyadno fokus memilih program Smart Farm Academy di satu desa saja yang memiliki dampak sangat luar biasa,'' urai Kamal.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Mahasiswa Apoteker dan UTA '45 Serukan Boikot PN UKAI

Kamis, 1 Desember 2022 | 22:05 WIB

Data Berbasis Desa Penting untuk Pembangunan Daerah

Kamis, 1 Desember 2022 | 19:16 WIB

KLHK Raih Peringkat Pertama SDGs Action Awards 2022

Kamis, 1 Desember 2022 | 16:36 WIB
X