Di Tiga Pintu Kedatangan, Operasi Terhadap Warga Pendatang Digelar

- Minggu, 8 Mei 2022 | 15:14 WIB
Operasi simpatik kepada penduduk pendatang di Terminal Cicaheum, Bandung.. (hmspmktbdg)
Operasi simpatik kepada penduduk pendatang di Terminal Cicaheum, Bandung.. (hmspmktbdg)

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung menggelar operasi simpatik dalam rangka pendataan penduduk pendatang pascai
Idulfitri selama tiga hari pada 8-10 Mei 2022.

Operasi itu digelar di tiga pintu kedatangan. Ketiga pintu tersebut adalah Terminal Leuwi Panjang, Stasiun Kiaracondong, dan Terminal Cicaheum. Dari kegiatan tersebut, petugas berharap penduduk pendatang itu bisa melengkapi diri dengan Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS).

"Dari beberapa kegiatan operasi simpatik sebelumnya, sebagian besar penduduk pendatang pascaidulfitri ini mempunyai keperluan seperti pekerjaan dan pendidikan," kata Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Tatang Muhtar, Minggu (8/5/2022).

Tatang menjelaskan bahwa SKTS merupakan surat keterangan yang diterbitkan untuk warga negara Indonesia sebagai pendatang sementara yang berniat menetap di daerah lain.

Baca Juga: Putin Layangkan Ultimatum Hari Kiamat Kepada Negara Barat Pada Perayaan 77 Tahun Hari Kemenangan Uni Soviet

Surat tersebut memiliki masa berlaku selama satu tahun dan dapat diperpanjang setiap tahunnya.

"Pembuatan SKTS ini dapat dilakukan melalui pendaftaran langsung ke kantor Disdukcapil Kota Bandung di Jalan Ambon No. 1B, atau bisa secara online melalui e-mail loket.c.disdukcapilkotabdg@gmail.com," jelasnya.

Untuk persyaratannya, Tatang menyebut seperti fotokopi KTP-el, fotokopi Kartu Keluarga (KK), pas foto, beserta dokumen pendukung lainnya (dari tempat bekerja, kampus, atau pengantar RT/RW di Kota Bandung).

Peraturan itu, jelasnya, merujuk kepada Permendagri Nomor 14 Tahun 2015 tentang Pedoman Pendataan Penduduk Non Permanen dan Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Semeru Awas! Hampir 2 Ribu Jiwa Mengungsi

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:18 WIB

Prita Kemal Gani Terus Menginspirasi.

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:46 WIB

Peneliti Asing Erik Meijaard Dilaporkan Melanggar UU

Sabtu, 3 Desember 2022 | 23:57 WIB
X