Kehadiran BSI Dipastikan Perkuat Ekonomi Umat

- Minggu, 8 Mei 2022 | 16:11 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Kementerian BUMN)
Menteri BUMN Erick Thohir. (Kementerian BUMN)

 

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Kehadiran Bank Syariah Indonesia (BSI) dipastikan menguatkan ekonomi Indonesia, khususnya ekonomi umat. Pasalnya, masyarakat Indonesia selama ini masih menjadi penikmat produk luar.

"Padahal, kekayaan Indonesia sangat luar biasa untuk menjadi negara produksi," kata Menteri BUMN Erick Thohir saat menghadiri acara halal bihalal di Pasuruan, Jawa Timur, yang dikutip dari akun instagram @erickthohir pada Minggu (8/5).

Menurutnya, sejauh ini ekosistem yang terbangun di bangsa ini bukan ekosistem Indonesia. Dimana masyarakat Indonesia masih terjebak dengan ekosistem yang dibuat negara lain.

"Kita harus membangun ekosistem Indonesia, bukan ekosistem China, bukan Amerika akan tetapi ekosistem Indonesia. Khususnya di era perubahan yang terjadi saat ini," ujarnya.

Dikatakan, dirinya sejak lama telah mendorong agar terbentuknya BSI bisa menguatkan ekonomi umat. Kehadiran BSI juga mulai terlihat dan mampu bersaing dengan bank-bank lainnya.

"Penggabungan dari bank-bank BUMN seperti Mandiri Syariah, BRI Syariah dan BNI Syariah, setelah digabungkan menjadi bank nomor tujuh terbesar di Indonesia. Jadi tidak kalah dengan BCA, BNI dan BRI," tandasnya.

Dimana nilai asetnya sudah mencapai Rp 360 triliun. Dia menegaskan, bank tersebut ditugaskan untuk membangun ekonomi umat.

"Yakni menciptakan muslimpreuner, membangkitkan industri halal. Yang mana selama ini kita hanya membeli," tegasnya.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Ikrar Petani MSP Tolak Impor Beras oleh Pemerintah

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:17 WIB

Ramalan Cuaca Jabodetabek pada Jumat, 3 Februari 2023

Kamis, 2 Februari 2023 | 16:43 WIB
X