Penjelasan BMKG Alasan Jabodetabek Diselimuti Cuaca Panas Cukup Ekstrem

- Senin, 9 Mei 2022 | 12:30 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan alasan dan jawaban soal kondisi cuaca panas di Jabodetabek yang mencapai suhu 36 derajat celcius (Foto ilustrasi: Pexels/Jesus Ortega)
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan alasan dan jawaban soal kondisi cuaca panas di Jabodetabek yang mencapai suhu 36 derajat celcius (Foto ilustrasi: Pexels/Jesus Ortega)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-Jabodetabek diselimuti cuaca panas yang cukup ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Kadang disertai hujan lebat di malam hari, seperti yang terjadi saat hari pertama Lebaran Idulfitri 2022.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan alasan dan jawaban soal kondisi cuaca panas di Jabodetabek yang mencapai suhu 36 derajat celcius.

Koordinator Bidang Cuaca dan Peringatan Dini BMKG, Miming Saefudin menyebut kondisi itu terjadi karena saat ini Indonesia tengah memasuki musim pancaroba atau periode peralihan musim hujan ke kemarau.

Tidak hanya di wilayah Jabodetabek, musim pancaroba juga terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia terutama wilayah Jawa-Bali-Nusa Tenggara dan wilayah Indonesia yang berada di wilayah selatan ekuator pada periode April-Mei.

Baca Juga: Puncak Arus Balik, Pergerakan Penumpang Capai Lebih 1 Juta Orang Dalam 24 Jam

Sedangkan sebagian lainnya masih ada yang mengalami periode basah/hujan.

"Umumnya, pada periode pancaroba atau menjelang musim kemarau, kondisi cuaca terutama pada pagi hari didominasi dengan kondisi cuaca cerah dan tingkat awan yang sangat rendah dapat menyebabkan terjadi suhu yang cukup panas dan terik pada siang hari dengan potensi hujan dmyang disertai kilat/petir," kata Miming, Minggu (8/5).

"Hal ini dapat terjadi karena minimnya tutupan awan di wilayah jabodetabek pada pagi hari sehingga terjadi pemanasan radiasi matahari maksimal hingga di permukaan.

" Lalu pada siang-sore hari umumnya akan terbentuk awan-awan dan dapat terjadi hujan," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Terkini

Tumben, Tiket KA Nataru Sepi Peminat, Kurang Laris

Senin, 28 November 2022 | 22:42 WIB

Yudo Margono akan Gantikan Andika Perkasa

Senin, 28 November 2022 | 18:55 WIB

Emil dan Golkar Miliki Relasi Saling Melengkapi

Senin, 28 November 2022 | 18:14 WIB

Kajati DKI, Reda Manthovani Hijaukan Jakarta Selatan

Senin, 28 November 2022 | 16:27 WIB

Komisi I DPR Dukung RKUHP Segera Tuntas

Senin, 28 November 2022 | 15:21 WIB

DPR Pastikan Terus Dukung Kemajuan Alutsista TNI

Senin, 28 November 2022 | 13:37 WIB

Tommy Kruniawan Apresiasi Right Issue PT Adhi Karya

Senin, 28 November 2022 | 11:44 WIB

Kejar Kompetensi HSSE Via Inovasi HTCW 2022

Senin, 28 November 2022 | 09:48 WIB
X