Ini Isi Joint Vision Statement dari KTT ASEAN-AS yang Baru Saja Dihadiri Presiden Jokowi

- Minggu, 15 Mei 2022 | 15:07 WIB
Presiden Jokowi menghadiri KTT Khusus ASEAN-AS, di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Washington DC, Jumat (13/05/2022). (BPMI Setpres/Laily Rachev)
Presiden Jokowi menghadiri KTT Khusus ASEAN-AS, di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Washington DC, Jumat (13/05/2022). (BPMI Setpres/Laily Rachev)

JAKARTA, jakarta.suaramerdeka.com - Menteri Luar Negeri RI (Menlu RI) Retno Marsudi mengungkapkan Konferensi Tingkat Tinggi Khusus ASEAN-Amerika Serikat (AS) atau ASEAN-US Special Summit di Washington DC menghasilkan ASEAN-US Joint Vision Statement.

“Sebagai koordinator, Indonesia memimpin proses perundingan vision statement ini. KTT berhasil menyepakati secara prinsip peningkatan kemitraan ASEAN-Amerika Serikat dari kemitraan strategis menjadi kemitraan strategis komprehensif,” kata Retno, dalam keterangan pers, Jumat (13/05/2022) malam waktu setempat seperti dirilis BPIM Setpres.

Menlu mejelaskan bahwa pembahasan detail mengenai kemitraan ini akan dilanjutkan dan direncanakan bakal diluncurkan pada saat KTT ASEAN-AS di bulan November mendatang.

Dipaparkan, dalam ASEAN-US Joint Vision Statement itu dituangkan komitmen kedua belah pihak untuk meningkatkan kerja sama di berbagai sektor strategis.

Baca Juga: Viral video Wapres shalat jenazah dan foto Menag Yaqut merangkul Ragil Mahardika adalah bentuk fitnah yang kej

Komitmen tersebut di antaranya, pertama penguatan kerja sama pemulihan pandemi dan keamanan kesehatan guna memperkuat resiliensi atau ketahanan kesehatan kawasan melalui program ASEAN-US Health Futures Initiative.

“Amerika mendukung ASEAN untuk menguatkan kapasitas manufaktur berkelanjutan untuk produk medis esensial serta riset bersama,” ujarnya.

Kemudian, peningkatan kerja sama ekonomi dan konektivitas, antara lain untuk memfasilitasi penguatan rantai pasok dan konektivitas kawasan untuk peralatan medis, obat-obatan, vaksin, komoditas pertanian.

Baca Juga: Dunia Harusnya Segera Pulih dari Pandemi, Bukan Soal Baru Berupa Perang, Hentikan Sekarang Juga

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagi, Sido Muncul Bantu Cianjur

Selasa, 6 Desember 2022 | 06:33 WIB

Perpusnas Sejahterakan Masyarakat

Senin, 5 Desember 2022 | 15:46 WIB
X