Kemendikbud Gandeng Kominfo untuk Wujudkan Digitalisasi pada Sektor Pendidikan

- Kamis, 26 Mei 2022 | 21:43 WIB

Bali, suaramerdeka-jakarta.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Bali membuka kegiatan “Kick-Off Transformasi Digital Pendidikan” di Bali. 

Acara yang dibuka oleh Kepala UPTD Balai Pengembangan Teknologi dan Penelitian, Luh Made Seriarningsih ini merupakan kegiatan yang membuka serangkaian kegiatan adopsi teknologi digital di sektor Pendidikan, yang merupakan kolaborasi antara Direktorat Ekonomi Digital Kemkominfo dengan Kemdikbudristek pada tahun 2022.

Dalam sambutan awal, Direktur Ekonomi Digital Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo, I Nyoman Adhiarna, berharap kepada tenaga pengajar agar bisa beradaptasi dengan teknologi, demi menciptakan suasana belajar yang lebih efektif dan menyenangkan dengan bantuan teknologi, meskipun peran guru menurutnya tidak bisa digantikan oleh teknologi.

“Kami menyambut baik (penggunaan teknologi dalam sektor Pendidikan) ini, karena kami percaya tidak ada yang bisa menggantikan peran bapak-ibu guru, secanggih apapun peran teknologi tersebut. Teknologi hanya sebagai sarana pendukung pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan,” paparnya kepada para audiens.

Kemudian, Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Dirjen GTK Kemendikbudristek, Yaswardi, dalam sambutannya juga menjelaskan bahwa program prioritas seperti Merdeka Belajar, Guru Penggerak, dan Kurikulum Merdeka yang diinisiasi oleh Kemendikbud merupakan upaya dalam mewujudkan Pendidikan berkualitas berbasis teknologi di seluruh Indonesia.

“Jadi konteks program program prioritas (Kemendikbud) ini dalam rangka menyiapkan Pendidikan berkualitas dari Sabang sampai Marauke, tanpa terkecuali, termasuk dalam wilayah 3T. Namun Kemendikbudristek tidak sendirian dalam menjalankan program-programnya, banyak mitra mitra taktik-strategis kita yang hebat, baik itu pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, maupun mitra-mitra lainnya,” jelasnya.

Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Bali, I Wayan Surata, dalam sambutannya menjelaskan sekilas program Balai Guru Penggerak (BGP), salah satu dari Program Prioritas Kemendikbudristek, yang bertempat di Denpasar, Bali, sebagai tempat untuk berdiskusi mengenai pengembangan program Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

“Inilah (BGP) tempat kita nanti untuk berdiskusi tentang pengembangan dan pemberdayaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Jadi para guru yang biasanya bergerak sendiri, sekarang mempunya wadah untuk ‘manggung’ yakni BGP,” paparnya.

Materi tentang transformasi digital Pendidikan Indonesia disampaikan oleh Tim Transformasi Digital Kantor Staf Dirjen Direktorat Jendral GTK Kemendikbud, Bambang Saras Yulistiawan, yang dimulai dari saat terjadinya pandemic COVID-19 pada 2020 silam yang “memaksa” untuk beradaptasi dengan teknologi termasuk pada sektor pendidikan.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Peta Koalisi Masih akan Berubah

Senin, 26 September 2022 | 20:38 WIB

Diperhitungkan Prabowo, Ridwan Kamil Tak Mau Ge-er

Senin, 26 September 2022 | 16:52 WIB

Kelompok Buruh Samarinda Dukung Firli Maju Pilpres

Senin, 26 September 2022 | 16:38 WIB

Ketua Umum Dewan LVRI:Pancasila,Kunci Persatuan

Senin, 26 September 2022 | 16:28 WIB

Riko Dapat Perhatian Media Ceko. Kudela: Dia Hebat!

Senin, 26 September 2022 | 11:05 WIB
X