Perempuan Harus Adaptif, Inovatif dan Berdaya

- Jumat, 27 Mei 2022 | 16:40 WIB
Ketua Lembaga Layanan  Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Paristiyanti Nurwardari (SM/Prajtna Lydiasari)
Ketua Lembaga Layanan  Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Paristiyanti Nurwardari (SM/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Ketua Lembaga Layanan  Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Paristiyanti Nurwardari menyampaikan ada tiga tugas utama Kepala LLDikti. Pertama, meningkatkan mutu layanan perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayahnya.

"Kedua, peningkatan mutu dosen. Ketiga, penyiapan lima klinik mutu untuk memperhatikan setiap individu dosen dan  mahasiswa untuk mempercepat implementasi kampus merdeka belajar," ujarnya dalam Forum Diskusi Inspirasi Kepemimpinan Perempuan di Jakarta pada Jumat, 27 Mei 2022.

Selain itu, lanjutnya, perempuan harus adaptif, inovatif, dan berdaya. Saat ini, mahasiswa perempuan di Indonesia 56 persen.

Lalu, 38 persen pemimpin PTS di Jakarta adalah perempuan. "Saya yakin, ke depan, perempuan akan berpotensi untuk menjadi pemimpin. Yang penting, perempuan harus inovatif dan kolaboratif. Selanjutnya, be the best with your uniqueness," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Prita Kemal Gani selaku Founder & CEO LSPR mengungkapkan bahwa untuk menciptakan pemimpin perempuan, maka perempuan harus kuat lebih dulu. Mulai dari kemampuan mengurus diri sendiri.

"Contohnya membersihkan kamar tidurnya sendiri, mengurus keluarganya, selanjutnya ditempa menjadi pemimpin. Umumnya, pemimpin perempuan yang berhasil adalah mereka yang berhasil di dalam rumah tangganya," ungkapnya.***

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Perlindungan Data Pribadi Sangat Penting

Selasa, 7 Februari 2023 | 19:25 WIB
X