Tony Blair Tegaskan Komitmen Bantu Pembangunan Ibu Kota Nusantara

- Rabu, 1 Juni 2022 | 21:08 WIB
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono saat bertemu dengan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair di Jakarta pada Rabu (1/6).
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono saat bertemu dengan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair di Jakarta pada Rabu (1/6).

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com – Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair menegaskan komitmen dan kesediaannya untuk terus membantu Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dalam proses pembangunan IKN. Termasuk dengan mewartakan potensi IKN kepada audiens internasional.

“Dengan strategi komunikasi yang baik, program pembangunan IKN akan menjadi program yang menarik bagi investor,” katanya saat bertemu dengan Kepala OIKN Bambang Susantono di Jakarta, Rabu (1/6).

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu, Blair juga mengapresiasi pemerintahan Presiden Joko Widodo. Yang mana memiliki reputasi yang baik di dunia internasional.

“Pembangunan IKN juga berada pada momentum yang tepat. Pembangunan IKN merupakan langkah strategis bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan juga Asia,” ujarnya.

Dia menambahkan, kalangan internasional ingin berpartisipasi dalam sektor pendidikan, kesehatan dan industri di IKN nanti. Blair dengan lembaga Tony Blair Institute (TBI) for Global Change, aktif melaksanakan kajian serta memberikan perhatian khusus tentang Indonesia.

Blair juga merupakan pihak yang dipercaya dan memiliki hubungan baik dengan para investor. Selama kunjungannya ke Indonesia, Blair didampingi antara lain Executive Directors TBI Husain Abdullah dan Anand Pillai.

Adapun Bambang menjelaskan kepada Blair mengenai One Map, One Plan, One Policy (1MPP). Hal itu sebagai bentuk perencanaan IKN terintegrasi, yang merupakan konsolidasian semua perencanaan aktivitas kementerian/lembaga terkait dengan IKN.

“Selain itu, OIKN secara intensif terus menjalankan kegiatan 4K (Komunikasi, Kordinasi, Konsolidasi dan Kolaborasi) dalam pelaksanaan wewenang OIKN,” tandasnya. Yakni untuk persiapan dan pelaksanaan pembangunan ibukota negara Indonesia yang baru.

Bambang menambahkan, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan IKN tetap mengedepankan prinsip ESG (environmental, social, and governance), sebagai kota global yang smart, sustainable, inclusive dan resilient.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

KTT G20: Pemerintah Pastikan Logistik dan Akomodasi Aman

Selasa, 27 September 2022 | 21:26 WIB

Golkar Bangun Kedekatan dengan Pemilih Muda Sejak Lama

Selasa, 27 September 2022 | 20:05 WIB

Antisipasi Potensi Benturan di Antara Desa Wisata

Selasa, 27 September 2022 | 16:06 WIB

Realisasi BLT BBM Hampir Rampung

Selasa, 27 September 2022 | 12:57 WIB

Peta Koalisi Masih akan Berubah

Senin, 26 September 2022 | 20:38 WIB
X