MUI Desak Pemerintah Pidanakan Pelaku LGBT

- Rabu, 1 Juni 2022 | 21:16 WIB
Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI, KH M Cholil Nafis, mengatakan peserta Halaqah sepakat bahwa LGBT sangat dilarang dalam Islam, seperti disebutkan dalam Surat Al-A'raf ayat 80-84. (Foto: screenshoot mui.or.id)
Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI, KH M Cholil Nafis, mengatakan peserta Halaqah sepakat bahwa LGBT sangat dilarang dalam Islam, seperti disebutkan dalam Surat Al-A'raf ayat 80-84. (Foto: screenshoot mui.or.id)

 JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com - Maraknya fenomena LGBT akhir-akhir ini mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama pimpinan ormas Islam tingkat pusat bertemu dalam Halaqah Dakwah Lintas Ormas dengan tajuk “Mengapa Kita Menolak LGBT”, Selasa (31/5/2022).

Dalam pertemuan itu, disepakati 15 sikap bersama menolak LGBT yang dinilai merugikan karakter dan moralitas bangsa Indonesia.

Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI, KH M Cholil Nafis, mengatakan peserta Halaqah sepakat bahwa LGBT sangat dilarang dalam Islam, seperti disebutkan dalam Surat Al-A'raf ayat 80-84.

“Meskipun LGBT tidak merugikan perorang atau individu secara langsung, tapi justru dampaknya lebih besar yaitu dapat merusak karakter bangsa kita,” kata Kiai Cholil, seperti dikutip dari mui.or.id, rabu (1/5/2022).

Baca Juga: Kominfo Ajak Jerman, Jepang dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Sektor Digital

Menurutnya Islam mengajarkan bahwa penciptaan manusia hakikatnya berpasang-pasangan dengan orientasi seksual kepada lawan jenis.

"MUI sendiri telah mengeluarkan fatwa no. 57 tahun 2014 tentang Lesbian, Gay, Sodomi, dan Pencabulan. Dalam fatwa ini dinyatakan bahwa homoseksual, baik lesbian maupun gay hukumnya haram, dan merupakan bentuk kejahatan (jarimah)," tegasnya.

Karena itu MUI mendesak Pemerintah segera mengeluarkan peraturan perundang-undangan yang melarang perilaku dan praktik LGBT untuk menekan pergerakannya secara masif.

Jerat pidana seharusnya tak hanya berlaku dalam kasus pencabulan, pemaksaan, atau kampanye pornografi. Namun juga hubungan sejenis dalam keadaan suka sama suka.

Di sisi lain, MUI mengajak semua lapisan masyarakat untuk membantu, mendukung, dan melakukan pendampingan terhadap komunitas LGBT agar mereka dapat kembali pada kehidupan yang wajar dan normal.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KTT G20: Pemerintah Pastikan Logistik dan Akomodasi Aman

Selasa, 27 September 2022 | 21:26 WIB

Golkar Bangun Kedekatan dengan Pemilih Muda Sejak Lama

Selasa, 27 September 2022 | 20:05 WIB

Antisipasi Potensi Benturan di Antara Desa Wisata

Selasa, 27 September 2022 | 16:06 WIB

Realisasi BLT BBM Hampir Rampung

Selasa, 27 September 2022 | 12:57 WIB

Peta Koalisi Masih akan Berubah

Senin, 26 September 2022 | 20:38 WIB
X